Setahun Supian–Chandra, Warga Cipayung Rasakan Dampak Nyata: PBB Gratis hingga Pembinaan Remaja Kian Masif

IMG-20260223-WA0011

DEPOK | FOLUSKOTA.com – Satu tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok, Supian–Chandra, mulai menunjukkan hasil yang dirasakan langsung masyarakat, khususnya di Kecamatan Cipayung. Sejumlah kebijakan strategis dinilai mampu menjawab kebutuhan warga, mulai dari keringanan ekonomi hingga penguatan pembinaan sosial-keagamaan.

Camat Cipayung, Muhammad Reza, mengungkapkan bahwa program pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) di bawah Rp200 juta menjadi kebijakan yang paling terasa manfaatnya. Karakteristik wilayah Cipayung yang masih didominasi lahan dan hunian dengan NJOP di kisaran tersebut membuat kebijakan ini tepat sasaran.

“Banyak warga Cipayung yang memiliki tanah dan bangunan dengan NJOP di bawah Rp200 juta, sehingga kebijakan ini benar-benar meringankan beban masyarakat,” ujar Reza melalui pesan WhatsApp, Senin (23/2).

Tak hanya berfokus pada aspek ekonomi, pemerintahan Supian–Chandra juga dinilai serius memperkuat pembinaan generasi muda. Tantangan kenakalan remaja, termasuk potensi tawuran, direspons melalui langkah-langkah preventif berbasis kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.

Momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai ruang pembinaan karakter. Berbagai kegiatan positif digelar, seperti pesantren kilat (sanlat), perlombaan islami, hingga aktivitas keagamaan yang melibatkan remaja di lingkungan masjid.

Di antaranya, kegiatan sanlat dilaksanakan di Masjid Jami Al Awabin, Kelurahan Cipayung, serta Masjid Nurul Yaqin, Kelurahan Cipayung Jaya. Program ini diharapkan mampu membentuk karakter generasi muda sekaligus menekan potensi perilaku negatif di lingkungan.

Selain itu, penguatan sistem keamanan lingkungan melalui siskamling turut menjadi perhatian. Menurut Reza, peran aktif warga dalam menjaga keamanan wilayah terbukti mempercepat respons terhadap berbagai kejadian.

“Dengan adanya siskamling, respons terhadap situasi di lingkungan bisa lebih cepat dan kondusif,” tambahnya.

Ia menegaskan, sinergi antara kebijakan Pemerintah Kota Depok dan partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci terciptanya stabilitas wilayah. Dalam satu tahun kepemimpinan Supian–Chandra, pendekatan yang menyentuh kebutuhan riil warga dinilai mulai membuahkan hasil, baik dalam peningkatan kesejahteraan maupun ketertiban sosial.

Kecamatan Cipayung pun menjadi potret bagaimana kebijakan yang tepat sasaran dan kolaborasi lintas elemen mampu menghadirkan perubahan nyata hingga ke tingkat akar rumput. (Ht)

Facebook
Pinterest
X
LinkedIn
Email

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *