DEPOK | FOKUSKOTA.com – Suasana Kantor Pertanahan Kota Depok mendadak menjadi sorotan saat sosok publik figur ternama, Alya Rohali, terlihat hadir secara langsung untuk mengurus keperluan administrasi pertanahan miliknya.
Kehadiran aktris, presenter, sekaligus profesional di bidang hukum ini bukan dalam kapasitas sebagai selebritas, melainkan sebagai warga yang tengah mengurus peningkatan hak atas properti usahanya di Kota Depok.
“Saya ke sini sebagai pribadi, sebagai pemilik properti di Kota Depok. Jadi ada urusan untuk melakukan peningkatan hak usaha propertinya,” ujar Alya saat ditemui di lokasi, Rabu (8/4/2026).
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi pengalaman langsung yang memperlihatkan wajah pelayanan publik di Kantor Pertanahan Kota Depok. Alya mengaku tidak mengalami kendala berarti selama proses berlangsung, bahkan menilai pelayanan yang diberikan cukup cepat dan profesional.
Menurutnya, interaksi dengan petugas berjalan lancar, dengan penjelasan yang mudah dipahami serta respons yang sigap dalam membantu kebutuhan masyarakat.
“Alhamdulillah semuanya berjalan lancar. Pelayanannya sangat cepat, stafnya juga sangat helpful, jadi tidak ada kendala. Saya juga tidak kapok mengurus di BPN Depok,” ungkapnya.
Tak hanya dari sisi pelayanan, Alya juga menyoroti perubahan fisik dan suasana kantor yang dinilainya semakin nyaman dan representatif dibanding sebelumnya. Hal tersebut, menurutnya, menjadi nilai tambah dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan publik.
Dalam kesempatan tersebut, Alya turut menyampaikan pesan kepada masyarakat, khususnya warga Kota Depok, agar tidak ragu mengurus sertipikat tanah secara mandiri.
Ia menekankan bahwa proses administrasi pertanahan saat ini sudah semakin transparan, mudah diakses, dan didukung oleh pelayanan yang informatif.
“Jangan takut urus sertipikat. Pelayanannya cepat, informasinya jelas, dan petugasnya sangat membantu. Jadi jangan ragu untuk mengurus sendiri aset yang dimiliki,” pesannya.
Kehadiran Alya Rohali di Kantor Pertanahan Kota Depok tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga menjadi contoh bahwa pengurusan dokumen pertanahan kini dapat dilakukan dengan lebih mudah dan nyaman oleh siapa saja.
Momentum ini sekaligus memperlihatkan bahwa transformasi pelayanan publik di bidang pertanahan terus bergerak ke arah yang lebih modern, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.(Ht)








