DEPOK | FOKUSKOTA.com – Rintik hujan yang membasahi jalanan Kota Depok pada dini hari tak mampu meredam semangat para remaja yang setia menyusuri gang-gang permukiman demi membangunkan warga untuk sahur. Dengan alat penabuh sederhana dan pengeras suara seadanya, mereka menghadirkan suasana hangat di tengah udara yang dingin.
Di sejumlah wilayah, para remaja berkumpul sebelum waktu sahur, menyusun rute, lalu berjalan bersama menyapa warga dengan lantunan ajakan sahur. Meski sepatu dan pakaian mereka basah oleh hujan, langkah tetap tegap, memastikan tak ada warga yang terlewatkan.
Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) setempat, Mazhab HM, memberikan apresiasi atas aksi sosial tersebut. Menurutnya, kegiatan itu bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan cerminan karakter generasi muda yang peduli dan berjiwa sosial tinggi.
“Ini bukan hanya soal membangunkan sahur, tetapi tentang menjaga nilai kebersamaan dan kepedulian. Mereka hadir membawa semangat yang menghidupkan suasana Ramadan di lingkungan masyarakat,” ujar Mazhab, Sabtu (21/2/26).
Ia menilai, konsistensi para remaja menjalankan kegiatan meski dalam kondisi cuaca kurang bersahabat menjadi bukti kuat bahwa nilai gotong royong masih tertanam kokoh. Di tengah arus modernisasi dan kesibukan masing-masing individu, aksi tersebut menghadirkan kembali rasa kebersamaan yang mungkin mulai memudar.
Tradisi sahur keliling, lanjutnya, juga menjadi ruang pembelajaran sosial bagi generasi muda. Dari aktivitas sederhana itu, mereka belajar disiplin waktu, koordinasi, hingga tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar. Interaksi langsung dengan warga turut mempererat hubungan antar generasi.
Warga pun menyambut positif kegiatan tersebut. Selain membantu memastikan waktu sahur tidak terlewat, kehadiran para remaja menghadirkan nuansa kebersamaan yang jarang dirasakan di hari-hari biasa. Suara tabuhan dan seruan sahur menjadi penanda bahwa solidaritas sosial tetap hidup di tengah masyarakat.
Mazhab berharap kegiatan positif ini terus mendapat dukungan dari orang tua dan tokoh lingkungan agar tetap berjalan tertib dan aman. Ia meyakini, langkah kecil yang dilakukan dengan niat tulus mampu memberi dampak besar bagi pembentukan karakter generasi muda.
“Semangat seperti inilah yang perlu dijaga. Dari hal sederhana, lahir kepedulian yang memperkuat jalinan sosial di tengah masyarakat,” tutupnya.(,ht)








