Dorong Lahirnya Museum Kota, Binton Nadapdap: Depok Punya Sejarah Besar yang Harus Dijaga

IMG-20260306-WA0008

DEPOK, FOKUSKOTA.com – Rencana pendirian Museum Kota Depok mendapat dukungan penuh dari Anggota DPRD Kota Depok, St. Binton Jhonson Nadapdap, S.Sos., M.M., M.H. Ia menilai kehadiran museum menjadi langkah strategis dalam menjaga, merawat, sekaligus memperkenalkan kekayaan sejarah dan budaya Depok kepada generasi mendatang.

Menurut Binton Nadapdap, Depok bukanlah kota yang lahir tanpa jejak masa lalu. Kota ini memiliki perjalanan sejarah panjang dengan berbagai peninggalan dan cagar budaya yang bernilai tinggi. Karena itu, upaya pelestarian sejarah melalui pembangunan museum dinilai sangat penting.

Dukungan tersebut disampaikan Binton setelah berlangsungnya audiensi antara Pemerintah Kota Depok dan Kementerian Kebudayaan pada Rabu (4/3/2026). Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Depok Supian Suri bersama jajaran dinas terkait memaparkan gagasan pembangunan Museum Depok kepada Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang didampingi Direktur Jenderal Kebudayaan Restu Gunawan serta jajaran kementerian.

Binton yang juga dikenal sebagai pemerhati sejarah sekaligus kolektor benda-benda bersejarah mengungkapkan bahwa wacana pembangunan museum sebenarnya telah lama menjadi pembahasan di kalangan pegiat sejarah dan kebudayaan.

“Sebagai pemerhati sekaligus kolektor benda sejarah, saya dan Pak Menteri sudah saling mengenal lebih dari belasan tahun. Kami memiliki kepedulian yang sama terhadap sejarah dan kebudayaan, bahkan bisa dikatakan ini juga menjadi bagian dari hobi kami,” ujar Binton.

Ia berharap Kementerian Kebudayaan dapat memberikan respons positif terhadap usulan Pemerintah Kota Depok, termasuk dalam mendukung revitalisasi berbagai cagar budaya yang ada di kota tersebut.

Menurutnya, dukungan pemerintah pusat sangat penting agar rencana pembangunan museum dapat segera direalisasikan pada masa pemerintahan Wali Kota Supian Suri dan Wakil Wali Kota Chandra Rahmansyah.

Binton juga mengungkapkan kedekatannya dengan Dirjen Kebudayaan Restu Gunawan yang selama ini dikenal memiliki perhatian besar terhadap pengembangan museum di Indonesia. Ia optimistis pengalaman dan komitmen tersebut dapat menjadi dorongan kuat bagi terwujudnya Museum Depok.

“Selama ini kami sering berdiskusi tentang pentingnya museum, termasuk tentang Depok yang hingga kini belum memiliki museum kota yang representatif,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa Restu Gunawan bersama istrinya, Amurwani Dwi Lestariningsih yang merupakan mantan Kepala Museum Kepresidenan Republik Indonesia Balai Kirti Istana Kepresidenan Bogor, bahkan pernah melihat langsung koleksi benda bersejarah miliknya di Cinere Raya No.7, Depok.

Lebih jauh Binton menjelaskan bahwa museum memiliki peran penting tidak hanya sebagai tempat penyimpanan benda bersejarah, tetapi juga sebagai pusat edukasi, penelitian, dan wisata budaya. Kehadiran museum juga diyakini mampu memperkuat identitas serta kebanggaan masyarakat terhadap sejarah daerahnya.

Selain itu, museum berpotensi menjadi destinasi wisata baru yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, membuka peluang usaha bagi masyarakat, serta memperkuat karakter budaya generasi muda.

“Dengan adanya Museum Depok, kita bisa merawat memori sejarah kota ini, mengenalkan perjalanan Depok kepada generasi muda, sekaligus menjadikannya destinasi wisata sejarah yang membanggakan,” tutupnya.

Binton berharap sinergi antara Pemerintah Kota Depok dan Kementerian Kebudayaan dapat segera menghasilkan langkah konkret sehingga Museum Depok benar-benar terwujud dan menjadi warisan berharga bagi masyarakat Kota Depok.(Ht)

Facebook
Pinterest
X
LinkedIn
Email

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *