Tekan Sampah ke TPA Cipayung, DLHK Depok dan ISWMP Bangun Gerakan Pengelolaan Sampah Berbasis Warga

IMG-20260801-WA0034

DEPOK | FOKUSKOTA.com – Pemerintah Kota Depok terus memperkuat strategi pengelolaan sampah dari tingkat masyarakat. Kali ini, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok menggandeng Indonesia Sustainable Waste Management Program (ISWMP) untuk menjalankan program pendampingan selama 10 bulan yang difokuskan pada pembentukan kelembagaan pengelolaan sampah berbasis warga.

Kolaborasi tersebut diawali dengan audiensi tim ISWMP bersama DLHK Kota Depok pada Kamis (30/7/2026), sebagai langkah awal pelaksanaan program yang akan berlangsung mulai Agustus 2026 hingga Mei 2027.

Kepala DLHK Kota Depok, Reni Siti Nuraeni, mengatakan pemerintah menyambut baik kolaborasi tersebut karena dinilai mampu memperkuat peran masyarakat dalam mengurangi timbulan sampah sejak dari sumbernya.

“Kami menyambut baik adanya program ini. Kolaborasi antara DLHK, kecamatan, kelurahan, dan pihak terkait lainnya akan menjadi kunci keberhasilan upaya pengurangan timbulan sampah di tingkat akar rumput,” ujar Reni, Sabtu (1/8/2026).

Berbeda dengan program sebelumnya yang lebih menitikberatkan pada edukasi, kali ini ISWMP akan fokus membangun kelembagaan pengelolaan sampah di tingkat masyarakat sekaligus meningkatkan kemampuan warga dalam mengelola sampah secara mandiri.

Melalui program tersebut, warga akan didampingi untuk membentuk organisasi pengelola sampah, meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan sampah yang benar, hingga memiliki keterampilan mengolah sampah secara mandiri. Langkah ini diharapkan mampu menekan volume sampah yang dikirim ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cipayung.

Program ini merupakan kelanjutan dari kegiatan Peningkatan Peran Aktif Masyarakat (PPAM) ISWMP yang telah dilaksanakan pada 2024 dan berfokus pada edukasi di sekolah serta komunitas.

Sebanyak 19 personel pendamping akan diterjunkan ke lapangan untuk mendampingi masyarakat di tujuh kelurahan prioritas, yakni Kelurahan Cipayung, Ratujaya, Cipayung Jaya, Bojong Pondok Terong, Pondok Jaya, Baktijaya, dan Duren Seribu.

DLHK Kota Depok optimistis, melalui kolaborasi ini akan lahir sistem pengelolaan sampah yang lebih kuat, berkelanjutan, dan berbasis partisipasi masyarakat. Dengan kelembagaan warga yang semakin solid, target pengurangan sampah dari sumbernya diharapkan dapat tercapai sekaligus mendukung terwujudnya lingkungan Kota Depok yang lebih bersih dan lestari.(Ht)

Facebook
Pinterest
X
LinkedIn
Email

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *