Disulap Total! Eks Lokasi Penertiban di Kampung Pal Kini Jadi Taman Pal Patriot

IMG-20260731-WA0034

DEPOK | FOKUSKOTA.com – Kawasan yang sebelumnya menjadi lokasi eks-penertiban Satpol PP di Kampung Pal, Kelurahan Tugu, Kota Depok, kini bertransformasi. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok menata kawasan tersebut menjadi ruang terbuka hijau yang diberi nama Taman Pal Patriot.

Penataan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Depok memanfaatkan kembali sejumlah lahan eks-penertiban agar tidak kembali menjadi titik semrawut, sekaligus mempercantik wajah kota dengan menghadirkan ruang hijau yang memiliki nilai estetika dan edukatif.

Kepala DLHK Kota Depok, Reni Siti Nuraeni, mengatakan, penertiban yang dilakukan pemerintah tidak hanya berhenti pada penataan kawasan, tetapi juga harus diikuti dengan pemanfaatan lahan secara positif dan berkelanjutan.

“Kami melihat semangat Pemkot Depok dalam melakukan penertiban di sejumlah lokasi. Ini merupakan potensi untuk mempercantik dengan dekorasi kota dan memperluas area Ruang Terbuka Hijau di Kota Depok,” ujar Reni.

Menurutnya, keberadaan taman di lokasi eks-penertiban diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Selain menjadi bagian dari estetika kota, ruang terbuka hijau juga penting untuk menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan asri.

Konsep Taman Pal Patriot tidak dibuat sekadar sebagai taman kota. DLHK memasukkan unsur sejarah lokal dan semangat nasionalisme sebagai identitas kawasan tersebut.

Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Konservasi DLHK Kota Depok, Tri Sakti Anggoro, menjelaskan bahwa nama dan konsep taman terinspirasi dari sejarah Kampung Pal.

“Taman Pal Patriot dibuat berdasarkan sejarah Kampung Pal, yang dalam bahasa Belanda paal berarti patok atau tugu. Dalam momentum HUT RI ini, kami juga memberikan ornamen nasionalisme dan patriotisme,” jelas Tri Sakti.

Ia menuturkan, konsep tersebut diharapkan membuat taman tidak hanya menjadi ruang hijau, tetapi juga memiliki cerita yang melekat dengan identitas wilayah.

Dengan sentuhan ornamen nasionalisme dan patriotisme, Taman Pal Patriot diharapkan dapat menjadi ruang publik yang memberikan suasana berbeda bagi warga sekaligus memperkuat karakter kawasan.

Tri Sakti berharap keberadaan taman tersebut mampu menghadirkan manfaat ekologis dan visual bagi masyarakat.

“Semoga dapat menjadi penyejuk mata dan membantu capaian Indeks Kualitas Tutupan Lahan (IKTL) Kota Depok,” katanya.

Transformasi kawasan eks-penertiban menjadi Taman Pal Patriot menjadi contoh bagaimana penataan kota dapat dilanjutkan dengan pemanfaatan ruang yang lebih produktif. Dari lokasi yang sebelumnya identik dengan penertiban, kini diarahkan menjadi ruang hijau yang mengusung sejarah lokal, semangat kebangsaan, sekaligus kepedulian terhadap lingkungan.

Langkah ini juga menegaskan bahwa penataan kota tidak semata soal membenahi bangunan dan aktivitas warga, tetapi bagaimana ruang yang telah ditata dapat dikembalikan menjadi aset yang memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.(Ht)

Facebook
Pinterest
X
LinkedIn
Email

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *