DEPOK | FOKUSKOTA.com – Suasana haru dan penuh kehangatan menyelimuti Panti Asuhan dan Pondok Tahfidz Al-Qur’an Al-Hayya, Cipayung, Depok, Minggu (1/3/2026). Ketua Badan Kehormatan DPRD Kota Depok, Hj. Qonita Luthfiyah, kembali bersilaturahmi sekaligus memberikan santunan kepada anak-anak yatim dalam momentum Ramadan yang penuh keberkahan.
Bagi Qonita, Al-Hayya bukan sekadar lembaga sosial, melainkan “rumah kedua”. Sejak 2014, ia telah membersamai perjalanan yayasan tersebut dalam membina anak-anak yatim dan dhuafa.
“Al-Hayya ini sudah seperti rumah kedua saya. Saya menyaksikan langsung bagaimana perjuangan Abi dan Umi dalam mengasuh anak-anak dengan penuh kesabaran dan ketulusan. Perjuangan yang luar biasa,” ungkapnya.
Ia mengaku bersyukur dapat terus terlibat dalam pembinaan yayasan. Menurutnya, setiap anak berhak memperoleh kehidupan yang layak, pendidikan yang memadai, serta perhatian terhadap kesehatan, agar kelak tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang mampu bersaing dan berdaya.
Dalam sambutannya di hadapan para santri, Qonita juga memberikan motivasi agar keterbatasan tidak menjadi penghalang untuk meraih cita-cita. Ia mencontohkan kisah Nabi Muhammad SAW yang terlahir sebagai yatim, namun tumbuh menjadi manusia mulia dan pemimpin umat.
“Jangan pernah putus asa. Keterbatasan bukan alasan untuk menyerah. Justru dari keterbatasan itulah lahir kekuatan dan kemandirian,” pesannya
Momentum Ramadan, lanjutnya, harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Ia mengingatkan bahwa bulan suci adalah waktu dilipatgandakannya pahala dan dibukanya pintu surga.
“Kalau biasanya mengaji satu lembar, di Ramadan kita perbanyak. Kalau biasanya ibadahnya biasa saja, di Ramadan kita tingkatkan. Karena kita tidak tahu apa yang akan kita bawa ketika kembali kepada Allah selain amal ibadah,” tuturnya.
Qonita juga mengenang awal mula berdirinya Al-Hayya yang pada 2014 masih berupa bangunan sederhana satu lantai. Kini, yayasan tersebut telah berkembang hingga tiga lantai dan mampu menampung lebih banyak santri.
“Saya yakin, ketika niat kita baik dan sungguh-sungguh membina anak-anak ini, Allah pasti bukakan jalan. Jangan pernah berhenti berdoa dan berusaha,” ujarnya.
Ia pun berharap semangat Ramadan tidak berhenti setelah Idulfitri, tetapi terus berlanjut dalam bentuk istiqamah beribadah dan menuntut ilmu.
Sementara itu, Pengurus Yayasan Al-Hayya, Umi Zakiah, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan konsistensi dukungan yang diberikan Hj. Qonita selama lebih dari satu dekade.
“Kehadiran Ibu Qonita bukan hanya membawa santunan, tetapi juga semangat dan motivasi bagi anak-anak kami. Sejak awal berdiri hingga sekarang berkembang, beliau selalu membersamai,” ujar Umi Zakiah.
Kegiatan santunan tersebut diakhiri dengan doa bersama serta pemberian seragam untuk para santri. Senyum bahagia tampak terpancar dari wajah anak-anak yang merasakan kasih sayang dan perhatian di bulan suci.
Ramadan di Al-Hayya bukan hanya tentang berbagi materi, tetapi juga menanamkan harapan—bahwa dari tempat sederhana ini, akan lahir generasi muda yang tangguh, beriman, dan berakhlak mulia.(Ht)








