DEPOK | Fokuskota.com – Anggota Komisi D DPRD Kota Depok, Aditya Wiradi Putra, menyoroti sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 yang dinilai masih menyisakan sejumlah celah. Ia meminta Dinas Pendidikan tidak bekerja secara parsial, melainkan menggandeng Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) demi menciptakan sistem yang lebih objektif dan terintegrasi.
Mengenai sistem SPMB yang transparansi, Aditya menjelaskan terkait evaluasi. Saya sudah sampaikan kepada Ibu Kadisdik bahwa penyelenggaraan SPMB tidak bisa hanya dilakukan satu pihak. “Sistem SPMB menyangkut domisili yang porsinya mencapai sekitar 75 persen dari sistem seleksi,” ujar Aditya saat memberikan keterangan kepada media di ruang Fraksi Demokrat, usai sidang Paripurna, Senin (7/7/2025).
Menurut Legislator Partai Demokrat yang berperawakan besar dan humble ini, dengan seksama ia menjelaskan, Disdukcapil memiliki data kependudukan yang jauh lebih akurat dibanding sekadar titik koordinat, sehingga keterlibatan instansi tersebut akan memperkuat validitas dan keadilan dalam proses seleksi masuk sekolah negeri.
Dalam proses seleksi SPMB, Aditya menekankan pentingnya kolaborasi lintas instansi untuk menghindari praktik-praktik yang merugikan masyarakat. “Kami di legislatif memiliki fungsi pengawasan. Salah satu upayanya adalah mendorong sistem yang meminimalisir potensi kecurangan. Bukan hanya berdasarkan Kartu Keluarga, tapi membangun sistem yang benar-benar terintegrasi antar dinas untuk seluruh warga Depok,” paparnya.
Ia pun memahami bahwa pelaksanaan SPMB berbasis sistem digital ini masih tergolong baru dan membutuhkan waktu untuk penyempurnaan. Namun ia optimis Pemkot Depok, khususnya Wali Kota, akan memberikan perhatian lebih untuk menyempurnakan sistem yang sangat krusial ini.
“Tidak mungkin satu sistem langsung berjalan sempurna di tahun pertama. Tapi evaluasi sangat penting agar bisa terus ditingkatkan. Saya yakin wali kota akan memberikan perhatian lebih karena ini menyangkut kebutuhan dasar warga, khususnya pendidikan,” pungkasnya. (RN)








