DEPOK | FOKUSKOTA.COM – Anggota Komisi A DPRD Kota Depok sekaligus Ketua Fraksi Partai Gerindra, Edi Masturo, memanfaatkan masa reses sebagai ruang strategis untuk menakar kebutuhan riil masyarakat sekaligus menghimpun aspirasi prioritas yang akan menjadi pijakan arah pembangunan Kota Depok tahun 2027.
Kegiatan reses tersebut digelar di RT 05 RW 15, Kelurahan Pancoran Mas, Kecamatan Pancoran Mas, pada Jumat (30/1/2026), dan berlangsung dalam suasana dialog terbuka serta penuh partisipasi warga.
Dalam pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan beragam usulan yang menitikberatkan pada infrastruktur lingkungan dan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Aspirasi itu muncul seiring keterbatasan program dana RW sebesar Rp300 juta, yang dinilai belum sepenuhnya mampu menjawab kebutuhan wilayah dengan cakupan luas dan kompleksitas persoalan yang beragam.
Edi Masturo menjelaskan, di sejumlah RW terdapat banyak RT dengan kebutuhan pembangunan yang berbeda-beda. Kondisi tersebut membuat alokasi anggaran harus dibagi ke berbagai sektor, sementara beberapa proyek membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
“Dalam satu RW bisa terdapat hingga 10 RT dengan karakter dan kebutuhan yang berbeda. Sementara pembangunan infrastruktur tertentu memerlukan anggaran menengah hingga besar, sehingga tidak semuanya bisa terakomodasi melalui dana RW,” ungkap Edi.
Ia menambahkan, usulan yang paling banyak disampaikan warga meliputi perbaikan RTLH, pembangunan dan perbaikan drainase untuk mengantisipasi genangan air, serta pemasangan penerangan jalan lingkungan guna meningkatkan rasa aman dan kenyamanan masyarakat.
Menurut Edi, kebutuhan akan program RTLH menjadi perhatian serius karena hingga kini belum masuk dalam skema mandatory spending dana RW Rp300 juta, padahal masih banyak warga yang membutuhkan hunian layak dan sehat.
“Reses bukan sekadar agenda formal, tetapi momentum penting untuk mendengar langsung suara masyarakat di lapangan. Seluruh aspirasi ini akan kami kawal dan perjuangkan agar masuk dalam prioritas pembangunan, sehingga program yang disusun benar-benar tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh warga,” tegasnya.
Edi berharap, hasil reses ini dapat memperkuat sinergi antara perencanaan pemerintah daerah dan kebutuhan riil masyarakat. Dengan demikian, pembangunan Kota Depok ke depan diharapkan berjalan lebih merata, berkelanjutan, serta mampu meningkatkan kualitas hidup warga secara menyeluruh. (Hetti)








