Safari Ramadhan PKB Depok Serap Aspirasi Warga, Dari Bazar Masjid hingga Insentif Guru Ngaji

IMG-20260305-WA0042

DEPOK | FOKUSKOTA.com –  Kegiatan Safari Ramadhan yang digelar Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Depok mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Selain mempererat silaturahmi melalui salat tarawih berjamaah, kegiatan ini juga menjadi ruang dialog antara pengurus partai, tokoh agama, dan warga untuk menyampaikan berbagai persoalan di lingkungan mereka.

Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Depok, Siswanto, menjelaskan bahwa setiap kegiatan Safari Ramadhan selalu diisi dengan sesi tabarukkan, yakni berkumpul bersama para tokoh masyarakat, alim ulama, serta pengurus masjid setelah salat tarawih.

“Usai menunaikan tarawih berjamaah, kami biasanya melakukan tabarukkan dengan para tokoh dan pengurus masjid. Di situlah kami mendengar langsung berbagai keluhan dan kebutuhan masyarakat,” ungkap Siswanto.

Ia mencontohkan, saat Safari Ramadhan di Masjid Daarul Mu’minin di kawasan Pancoran Mas, pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) menyampaikan kebutuhan sarana untuk mendukung kegiatan bazar Ramadhan yang rutin digelar setiap tahun.

“DKM menyampaikan bahwa bazar Ramadhan yang mereka adakan kekurangan meja untuk stand. Alhamdulillah, kami bisa membantu pengadaan meja tersebut agar kegiatan bazar tetap berjalan lancar,” jelasnya.

Tak hanya itu, Siswanto juga menyoroti keberadaan para guru ngaji lekar di sekitar masjid yang selama ini berperan penting dalam pendidikan keagamaan masyarakat. Namun, menurutnya, para guru tersebut belum pernah menerima apresiasi atau insentif dari Pemerintah Kota Depok.

“Di sekitar masjid itu banyak guru ngaji lekar yang mengajar anak-anak. Namun selama ini mereka belum pernah mendapatkan perhatian berupa insentif dari pemerintah. Ini menjadi aspirasi yang akan kami perjuangkan,” tegasnya.

Ia menambahkan, hal tersebut sejalan dengan misi Wali Kota Depok Supian Suri yang ingin memberantas buta aksara huruf Hijaiyah di Kota Depok.

“PKB siap mendukung dan mewujudkan cita-cita mulia Pak Wali Kota untuk memberantas buta aksara huruf Hijaiyah,” ujarnya.

Keluhan masyarakat juga muncul saat Safari Ramadhan digelar di Masjid Jami’ Ar-Ridho, Sukatani, Kecamatan Tapos. Dalam pertemuan dengan tokoh masyarakat dan jamaah masjid, warga mengeluhkan kondisi lingkungan sekitar yang kerap dilanda banjir.

Menanggapi hal tersebut, Siswanto menyatakan bahwa PKB akan segera berkoordinasi dengan anggota DPRD dari daerah pemilihan setempat untuk mencari solusi.

“Di wilayah itu ada Pak Abdul Khoir, anggota dewan dari PKB. Insya Allah beliau siap membantu mencarikan solusi agar persoalan banjir di lingkungan tersebut dapat segera ditangani,” jelasnya.

Selain masalah banjir, warga juga kembali menyoroti minimnya perhatian terhadap para guru ngaji lekar di wilayah tersebut. Bahkan, menurut Ketua RW setempat, beberapa guru ngaji sangat membutuhkan insentif untuk mendukung aktivitas mengajar mereka.

“Selama ini para guru ngaji lekar di sana juga belum pernah mendapatkan insentif dari Pemkot. Ini tentu menjadi perhatian serius bagi kami,” kata Siswanto.

Diketahui, Safari Ramadhan DPC PKB Kota Depok dilaksanakan di sejumlah masjid yang tersebar di berbagai kecamatan. Dalam setiap kunjungan, pengurus PKB juga memberikan bantuan atau buah tangan kepada pengurus DKM dan marbot masjid sebagai bentuk kepedulian.

Menurut Siswanto, antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut sangat tinggi. Warga merasa memiliki ruang untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada wakil rakyat.

“Menurut kami masyarakat menyambut hangat kegiatan ini bukan semata karena buah tangan yang kami bawa, tetapi karena mereka bisa menyampaikan aspirasinya secara langsung dan mendapatkan respons serta solusi,” pungkasnya.(yp)

Facebook
Pinterest
X
LinkedIn
Email

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *