DRPOK | FOKUSKOTA.com – Bulan suci Ramadan menjadi panggung penguatan nilai kebersamaan dan pengabdian bagi Anggota DPRD Kota Depok sekaligus Ketua DPD PSI Kota Depok, Binton Nadapdap. Melalui rangkaian Safari Ramadan 2026, ia bersama jajaran pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) turun langsung menyapa masyarakat di berbagai wilayah Kota Depok.
Kegiatan tersebut diisi dengan kunjungan ke masjid, majelis taklim, serta pertemuan bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat. Namun lebih dari sekadar agenda seremonial, Safari Ramadan ini menjadi ruang dialog terbuka untuk mendengarkan langsung aspirasi warga terkait isu sosial, pembangunan, hingga kehidupan beragama yang harmonis.
Binton menegaskan, Ramadan bukan hanya momentum ibadah personal, melainkan juga saat yang tepat memperkuat empati sosial dan moralitas dalam kehidupan berpolitik.
“Ramadan mengajarkan kesabaran, keikhlasan, dan kepedulian. Nilai-nilai itu harus menjadi fondasi dalam berpolitik. Politik sejatinya adalah jalan pengabdian, bukan sekadar perebutan kekuasaan,” ujarnya, Minggu (1/3/2026).
Ia menambahkan, kehadiran partai politik di tengah masyarakat tidak boleh terbatas pada momentum pemilu semata. Menurutnya, komunikasi yang intens dan terbuka harus terus dijaga agar kebijakan yang diperjuangkan di parlemen benar-benar mencerminkan kebutuhan rakyat.
“Partai harus hadir secara nyata, mendengar langsung persoalan warga, lalu memperjuangkannya dalam kerja-kerja legislatif. Dengan begitu, kebijakan lahir dari realitas, bukan dari asumsi,” tegasnya.
Secara internal, Safari Ramadan juga menjadi bagian dari konsolidasi dan penguatan struktur organisasi PSI di tingkat daerah. Binton menyebut, dinamika politik nasional turut memberi energi baru bagi kader di daerah untuk terus memperluas basis dukungan dengan pendekatan inklusif.
Ia menekankan bahwa Depok adalah kota yang majemuk, dengan latar belakang suku, budaya, dan keyakinan yang beragam. Karena itu, politik harus menjadi ruang pemersatu, bukan pemecah belah.
“PSI ingin menghadirkan politik yang santun, rasional, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas. Politik harus menjadi jembatan persatuan dan kemajuan bersama,” katanya.
Dalam setiap kunjungan, suasana kekeluargaan terasa kental. Warga menyampaikan harapan mereka secara langsung, mulai dari persoalan kesejahteraan sosial hingga pembangunan lingkungan. Dialog berlangsung hangat dan terbuka, mencerminkan komunikasi dua arah yang konstruktif.
Menurut Binton, kekuatan partai tidak hanya diukur dari struktur atau jumlah kader, melainkan dari tingkat kepercayaan publik.
“Kepercayaan itu dibangun melalui konsistensi dan kehadiran nyata. Kami ingin semakin dekat dengan rakyat, mendengar lebih banyak, dan bekerja lebih konkret,” ungkapnya.
Rangkaian Safari Ramadan 2026 ini pun mendapat sambutan positif dari para tokoh masyarakat. Mereka menilai pendekatan dialogis yang dilakukan PSI menjadi langkah penting dalam membangun budaya politik yang lebih membumi dan berorientasi pada kemaslahatan bersama.
Dengan semangat Ramadan, PSI Kota Depok menegaskan komitmennya menghadirkan politik yang tidak hanya kuat secara gagasan, tetapi juga hangat dalam pendekatan—politik yang bertumpu pada nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan pengabdian bagi seluruh warga Depok.(Ht)








