DEPOK | FOKUSKOTA.com – Dinamika politik di Depok memasuki babak baru. Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Depok secara tegas menetapkan arah dukungan jangka panjang dengan mengunci komitmen mengawal kepemimpinan Wali Kota Supian Suri hingga dua periode.
Sikap politik ini bukan sekadar deklarasi, melainkan bagian dari strategi menjaga kesinambungan pembangunan agar program yang telah berjalan tidak terhenti di tengah jalan. Sekretaris DPC PPP Depok, Ma’mun Pratama, menegaskan bahwa keberlanjutan menjadi kunci utama dalam memastikan manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat secara luas.
“Banyak program sudah berada di jalur yang tepat. Tantangannya sekarang adalah memastikan semuanya tuntas dan berdampak nyata. Karena itu, PPP berkomitmen mengawal dua periode,” ujarnya, Senin (27/4/2026).
Menurutnya, sejumlah kebijakan prioritas mulai menunjukkan progres signifikan di lapangan. Meski belum sepenuhnya rampung, capaian tersebut dinilai sebagai fondasi kuat yang harus dijaga konsistensinya agar tidak terputus oleh dinamika politik jangka pendek.
PPP, lanjut Ma’mun, ingin mengambil peran lebih dari sekadar pendukung. Partai berlambang Ka’bah itu menempatkan diri sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengawal kebijakan, memastikan program tepat sasaran, serta tetap berpihak pada kebutuhan masyarakat.
Salah satu langkah konkret yang mendapat apresiasi adalah percepatan pelebaran Jalan Raya Sawangan. Proyek ini dinilai sebagai respons nyata terhadap persoalan kemacetan yang selama ini menjadi keluhan utama warga, sekaligus berdampak langsung pada mobilitas dan produktivitas harian.
“Kemacetan bukan hanya soal waktu tempuh, tapi juga menyangkut kualitas hidup. Ketika akses membaik, ekonomi juga bergerak,” kata Ma’mun.
Ia menilai percepatan pembangunan infrastruktur seperti ini perlu terus dijaga ritmenya agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat secara luas. Dalam konteks itu, PPP menyatakan siap mengawal setiap tahapan kebijakan agar berjalan sesuai rencana.
Lebih jauh, Ma’mun menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Ia menyebut sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, partai politik, dan masyarakat sebagai fondasi utama dalam menciptakan pembangunan yang kuat dan berkelanjutan.
“Tidak ada pembangunan yang berhasil tanpa kerja bersama. Kolaborasi adalah kunci agar setiap kebijakan benar-benar memberi perubahan nyata,” tegasnya.
Dengan komitmen dua periode tersebut, PPP berharap kepemimpinan Supian Suri mampu menuntaskan berbagai agenda strategis yang telah dirintis—mulai dari pembenahan infrastruktur, pengurangan kemacetan, hingga peningkatan kualitas layanan publik.
Di tengah tantangan kota yang semakin kompleks, PPP memandang keberlanjutan kebijakan sebagai faktor krusial agar arah pembangunan tidak hanya terasa dalam jangka pendek, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat.
“Ini bukan sekadar dukungan politik, tapi komitmen untuk masa depan kota. Kami ingin Depok tumbuh lebih maju, inklusif, dan siap bersaing dalam visi besar Indonesia Emas,” tutup Ma’mun.(Ht)








