Polsek Sukmajaya Gandeng Warga RW 07 Mekarjaya Perkuat Benteng Pencegahan Kenakalan Remaja

InShot_20250908_105641180

DEPOK | Fokuskora – Polsek Sukmajaya mengajak masyarakat untuk aktif bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman bagi generasi muda. Ajakan tersebut disampaikan melalui kegiatan sosialisasi bahaya kenakalan remaja yang berlangsung di ruang Hangar RW 07 Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Minggu (7/9/2025) malam.

Unit Binmas Polsek Sukmajaya yang dipimpin IPDA Warsito menekankan, pengawasan anak tidak bisa hanya diserahkan kepada aparat, melainkan membutuhkan peran orang tua dan masyarakat sekitar.

“Kenakalan remaja bisa muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari tawuran, konsumsi minuman keras, penyalahgunaan narkoba, hingga judi online. Bahkan kebiasaan nongkrong larut malam dan melawan orang tua juga termasuk perilaku yang harus diwaspadai,” ujar Warsito.

Dalam kesempatan itu, Polsek Sukmajaya juga menayangkan video dokumentasi sejumlah kasus nyata untuk memberikan gambaran langsung kepada warga. Langkah ini diharapkan mampu menyentuh kesadaran anak-anak dan orang tua agar lebih berhati-hati dalam pergaulan.

Warsito menambahkan, pihaknya lebih mengutamakan pencegahan ketimbang penindakan. Polsek rutin menggelar patroli bersama pemuda, menginisiasi program Bhakti Sekolah, hingga melakukan pendekatan langsung ke rumah-rumah siswa yang dianggap rawan, bersama lurah dan pengurus RW.

“Ini bukan hanya tugas polisi, tapi tugas kita semua. Dengan dukungan pengurus RW dan tokoh masyarakat, pembinaan bisa berjalan maksimal. Semua demi kebaikan anak-anak kita,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan adanya aturan jam malam bagi pelajar hingga pukul 22.00 WIB yang sudah ditetapkan Wali Kota Depok dan Kapolres Metro Depok. Aturan itu, kata Warsito, bukan sekadar larangan, melainkan bentuk perlindungan bagi generasi muda dari risiko kenakalan.

Sementara itu, titik rawan kenakalan remaja di wilayah Sukmajaya disebut bersifat berpindah-pindah. “Anak-anak biasanya janjian secara acak, tidak ada lokasi tetap. Karena itu, kewaspadaan orang tua dan kerja sama lingkungan menjadi kunci,” tutupnya. (BLK)

Facebook
Pinterest
X
LinkedIn
Email

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *