Pengusaha Properti dan Pelatih Karate Ini Siap Rebut Kursi Ketua Hanura Depok, Bawa Misi Besar Bangun Ekonomi Rakyat

IMG-20260718-WA0013

DEPOK | FOKUSKOTA.com – Peta persaingan menuju kepemimpinan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kota Depok mulai memanas. Pengusaha properti sekaligus Pelatih Karate INKADO, Tonny Ranti, secara terbuka menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Ketua DPC Hanura Kota Depok periode 2026–2031 dengan membawa konsep kepemimpinan yang berbeda dari arus politik konvensional.

Tak sekadar menawarkan agenda konsolidasi partai, Tonny mengusung gagasan besar yang memadukan penguatan ekonomi kerakyatan melalui sektor perumahan dan UMKM dengan pembentukan karakter generasi muda lewat olahraga bela diri. Baginya, partai politik harus mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat, bukan hanya aktif menjelang momentum pemilu.

“Dari dunia properti saya belajar bagaimana membangun pondasi ekonomi masyarakat, sedangkan dari dunia karate saya belajar arti disiplin, integritas, dan kepemimpinan. Dua pengalaman itu akan menjadi fondasi saya dalam membangun Hanura Kota Depok agar semakin besar, solid, dan dicintai rakyat,” ujar Tonny sabtu (18/7/2026)

Tonny menilai tantangan utama masyarakat perkotaan seperti Depok saat ini tidak hanya berkaitan dengan politik, tetapi juga persoalan ekonomi keluarga, kepemilikan rumah layak huni, hingga kepastian usaha bagi pelaku UMKM.

Karena itu, ia menggagas program “Hanura Peduli Rumah Rakyat”, sebuah inisiatif yang diharapkan mampu mempertemukan kebutuhan masyarakat dengan berbagai pemangku kepentingan melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah, pengembang, maupun komunitas.

Program tersebut diarahkan untuk mendorong bedah rumah bagi warga kurang mampu, membantu penyelesaian legalitas tanah, memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM yang bergerak di sektor properti, serta memperluas akses ekonomi masyarakat.

“Hanura harus menjadi partai yang hadir membawa solusi. Masyarakat membutuhkan pendampingan yang nyata, mulai dari persoalan rumah, legalitas tanah hingga penguatan usaha kecil. Di situlah Hanura harus mengambil peran,” tegasnya.

Tak hanya fokus pada pembangunan ekonomi, Tonny juga menaruh perhatian besar terhadap pembinaan generasi muda. Pengalamannya sebagai Pelatih Karate INKADO membuatnya melihat pentingnya membentuk karakter sejak dini melalui olahraga.

Ia berencana menjadikan dojo karate sebagai salah satu ruang pembinaan kader muda Hanura yang mengedepankan nilai disiplin, tanggung jawab, sportivitas, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, politik membutuhkan generasi yang berintegritas, bukan sekadar pandai berbicara.

“Kami ingin melahirkan kader-kader yang kuat mentalnya, berprestasi, memiliki jiwa kepemimpinan, dan dekat dengan masyarakat. Hanura harus hadir di lingkungan perumahan, lapangan olahraga, sekolah, hingga komunitas warga,” katanya.

Dalam visi kepemimpinannya, Tonny mengusung slogan “Membangun Rumah untuk Rakyat, Membentuk Karakter untuk Bangsa.” Ia ingin menjadikan Hanura sebagai partai yang tumbuh dari bawah melalui kerja nyata, pelayanan sosial, dan pemberdayaan masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa kepemimpinan di Hanura ke depan harus mengedepankan semangat kolektif tanpa membedakan senior maupun junior.

“Kalau diberikan amanah memimpin Hanura Kota Depok, saya akan memegang tiga prinsip yang sederhana tetapi kuat, yaitu kerja, jujur, dan merakyat. Tidak ada sekat, semua kader adalah keluarga besar Hanura yang harus bergerak bersama membesarkan partai,” ungkapnya.

Menjelang proses pemilihan Ketua DPC Hanura Kota Depok periode 2026–2031, Tonny mengaku terus melakukan komunikasi dan silaturahmi dengan berbagai elemen kader di tingkat kecamatan hingga ranting.

Ia optimistis semangat perubahan yang dibawanya mampu menjadi energi baru bagi Hanura Kota Depok untuk memperluas basis dukungan masyarakat sekaligus meningkatkan kontribusi partai dalam pembangunan daerah.

Dengan menggabungkan pengalaman sebagai pengusaha, pembina olahraga, dan aktivis sosial, Tonny berharap Hanura tidak hanya dikenal sebagai partai politik, tetapi juga menjadi rumah perjuangan bagi masyarakat yang membutuhkan solusi atas persoalan ekonomi, pendidikan karakter, dan kesejahteraan.

“Target saya bukan sekadar membesarkan organisasi, tetapi membangun Hanura yang benar-benar hidup di tengah masyarakat dan menjadi mitra dalam setiap persoalan warga Kota Depok,” pungkasnya.(Ht)

Facebook
Pinterest
X
LinkedIn
Email

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *