DEPOK | FOKUSKOTA.COM – Partai Demokrat Kota Depok mempertegas peran sosialnya dengan meresmikan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Demokrat sebagai pusat layanan konsultasi hukum gratis bagi masyarakat. Inisiatif ini dipimpin langsung Ketua DPC Partai Demokrat Kota Depok, Edi Sitorus, sebagai bentuk komitmen memperluas akses keadilan bagi warga.
Peluncuran LBH berlangsung bertepatan dengan kegiatan Senam Sehat Demokrat perdana yang diikuti kader dan simpatisan. Suasana kebersamaan semakin terasa karena acara tersebut juga menjadi momen perayaan ulang tahun Edi Sitorus. Kombinasi kegiatan sosial dan perayaan internal partai itu disebut sebagai simbol kedekatan Demokrat dengan masyarakat.
Menurut Edi, pembentukan LBH merupakan implementasi arahan struktural partai agar setiap cabang menghadirkan layanan hukum yang nyata bagi publik.
“Ini bagian dari tanggung jawab sosial partai. Banyak masyarakat belum memahami persoalan hukum, sementara di Demokrat kami punya banyak kader berlatar belakang advokat dan profesional hukum yang siap membantu,” ujar Edi, Minggu (8/2/2026).
LBH Demokrat Kota Depok diperkuat lima tenaga profesional yang memiliki pengalaman praktik hukum dan latar pendidikan tinggi hingga strata lanjutan. Tim ini disiapkan untuk memberikan pendampingan yang berkelanjutan, mulai dari konsultasi hingga edukasi hukum dasar bagi warga.
Edi menegaskan seluruh layanan diberikan tanpa biaya dan terbuka untuk siapa saja.
“Tidak ada pungutan. Konsultasi hukum gratis untuk seluruh masyarakat Depok. Ini komitmen kami,” tegasnya.
Kantor layanan akan berpusat di Sekretariat DPC Partai Demokrat Kota Depok dengan sistem piket harian agar masyarakat mudah mengakses bantuan. Selain layanan tatap muka, tim LBH juga menyiapkan jalur komunikasi langsung untuk konsultasi awal.
Berbagai persoalan yang kerap muncul di masyarakat seperti konflik keluarga, sengketa warisan, hingga kasus kekerasan menurut Edi sering tidak tertangani karena warga merasa takut atau tidak tahu harus mencari bantuan ke mana.
“Banyak warga memilih diam karena bingung. LBH ini kami hadirkan supaya masyarakat punya tempat bertanya dan merasa terlindungi,” katanya.
Ia berharap kehadiran LBH Demokrat dapat menumbuhkan keberanian masyarakat untuk memahami hak hukumnya sekaligus mendorong penyelesaian masalah secara adil.
Peluncuran ini sekaligus menandai arah baru pelayanan publik Partai Demokrat Kota Depok yang lebih terbuka, praktis, dan langsung menyentuh kebutuhan dasar warga. Partai menargetkan LBH menjadi jembatan antara masyarakat dan sistem hukum yang selama ini dianggap sulit dijangkau.
“Yang kami bangun adalah kepercayaan. Partai harus hadir lewat kerja nyata, bukan sekadar wacana,” tutup Edi.(Ht)








