Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Depok Ajak Generasi Muda Suarakan Semangat Trisakti Lewat Lomba Reels Kreatif

IMG-20260602-WA0027

DEPOK | FOKUSKOTA.com – Dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno 2026, DPC PDI Perjuangan Kota Depok menggelar lomba video reels bertajuk “A Day in My Life: Trisakti Edition”. Kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus mengaktualisasikan nilai-nilai Trisakti yang diwariskan Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, dalam kehidupan sehari-hari.

Lomba yang berlangsung pada 1 hingga 21 Juni 2026 tersebut mengajak peserta untuk membagikan cerita keseharian mereka melalui media sosial dengan mengangkat salah satu dari tiga nilai utama Trisakti, yakni Berdaulat dalam Politik, Berdikari dalam Ekonomi, dan Berkepribadian dalam Kebudayaan.

Wakil Sekretaris Bidang Internal DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Rahma Nur Agnitya Charliyan, drg., mengatakan bahwa nilai-nilai Trisakti sesungguhnya bukan hanya konsep ideologis yang dibahas dalam ruang akademik atau politik, melainkan pedoman yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama oleh generasi muda.

Menurut Rahma, semangat berdaulat dalam politik dapat tercermin dari kesadaran menjalankan hak dan kewajiban sebagai warga negara, disiplin dalam kehidupan sosial, hingga kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Sementara semangat berdikari dalam ekonomi dapat diwujudkan melalui usaha, inovasi, kreativitas, dan berbagai karya yang dibangun secara mandiri.

Adapun berkepribadian dalam kebudayaan tercermin dari kecintaan terhadap budaya lokal, tradisi, bahasa daerah, kuliner nusantara, hingga berbagai aktivitas yang memperkuat identitas bangsa.

“Di era media sosial, anak muda setiap hari membuat dan membagikan cerita. Kami ingin energi kreatif itu diarahkan untuk menceritakan hal-hal yang lebih bermakna, tentang perjuangan, karya, dan identitas sebagai bangsa Indonesia. Itulah semangat yang ingin kami hadirkan melalui A Day in My Life – Trisakti Edition,” ujar Rahma.

Ia menilai media sosial saat ini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga ruang yang efektif untuk menyebarkan inspirasi, membangun kesadaran kebangsaan, dan memperkenalkan nilai-nilai positif kepada masyarakat luas.

Melalui lomba ini, peserta diajak mengangkat kisah nyata dari kehidupan mereka sendiri. Mulai dari perjuangan menempuh pendidikan, aktivitas bekerja, membangun usaha, berkarya di bidang kreatif, hingga upaya melestarikan budaya dan tradisi yang menjadi bagian dari identitas Indonesia.

DPC PDI Perjuangan Kota Depok sengaja memilih format reels karena dinilai dekat dengan kehidupan generasi muda dan mampu menjangkau audiens yang lebih luas. Dengan pendekatan yang ringan, kreatif, dan relevan dengan perkembangan zaman, nilai-nilai Trisakti diharapkan dapat dipahami secara lebih mudah dan membumi.

Peserta dapat memilih salah satu tema yang telah ditentukan, yaitu “Berdaulat dalam Politik: Perjuanganku Sehari-hari”, “Berdikari dalam Ekonomi: Perjuangan dan Karyaku”, atau “Berkepribadian dalam Kebudayaan: Budayaku, Identitasku”.

Rahma menegaskan bahwa kompetisi ini tidak menuntut peserta memiliki peralatan produksi yang mahal ataupun menampilkan kehidupan yang serba sempurna. Keaslian cerita dan pesan yang disampaikan justru menjadi nilai utama yang dicari dalam perlombaan tersebut.

“Tidak perlu kamera mahal, tidak perlu kehidupan yang sempurna. Yang paling penting adalah cerita yang nyata, jujur, dan mampu menggambarkan bagaimana nilai-nilai Trisakti hadir dalam keseharian kita,” tuturnya.

Selain menjadi ajang ekspresi kreatif, lomba ini juga menyediakan total hadiah jutaan rupiah bagi para pemenang. Pengumuman pemenang dijadwalkan pada 25 Juni 2026.

Melalui kegiatan tersebut, DPC PDI Perjuangan Kota Depok berharap Bulan Bung Karno tidak hanya menjadi momentum mengenang jasa dan pemikiran sang Proklamator, tetapi juga menjadi sarana menanamkan kembali nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda. Dengan cara yang lebih dekat dengan dunia mereka, semangat Trisakti diharapkan terus hidup dan menjadi inspirasi dalam membangun Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian.(Ht)

Facebook
Pinterest
X
LinkedIn
Email

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *