DEPOK | FOKUSKOTA .com – Proses regenerasi kepemimpinan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Depok memasuki tahap krusial. Sejumlah kader terbaik yang masuk bursa calon ketua mulai diuji visi, kapasitas, serta strategi politiknya melalui Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang digelar Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB di Jakarta.
Empat nama mengikuti UKK pada sesi terbaru, yakni Muhammad Faizin, Iwan Setiawan, Siswanto, dan Abdul Khoir. Sementara satu kandidat lainnya, Babai Suhaimi, diketahui telah lebih dahulu mengikuti UKK karena akan menunaikan ibadah haji.
Ketua DPC PKB Kota Depok, Muhammad Faizin, menjelaskan bahwa UKK bukan sekadar proses administratif, melainkan forum untuk mengukur kesiapan calon pemimpin partai dalam menghadapi tantangan politik ke depan.
“Para kandidat diminta menjelaskan kesiapan mereka jika diberi amanah memimpin DPC, termasuk memaparkan strategi memenangkan pemilu mendatang,” ujarnya.
Menurut Faizin, kehadiran seluruh kandidat dalam UKK menunjukkan tingginya semangat kaderisasi di tubuh PKB. Ia menilai banyaknya gagasan yang muncul menjadi modal penting bagi partai untuk memperluas kekuatan politik di Kota Depok.
“Semakin banyak ide dan strategi yang disampaikan, semakin besar pula peluang PKB untuk berkembang dan meraih kemenangan pada pemilu mendatang,” katanya.
Dalam sesi UKK tersebut, masing-masing kandidat mempresentasikan pendekatan dan strategi politik yang berbeda untuk membesarkan PKB.
Iwan Setiawan menyoroti pentingnya pengalaman politik dalam menghadapi kontestasi elektoral, khususnya Pilkada. Menurutnya, dinamika Pilkada sebelumnya menjadi pelajaran berharga dalam membangun pola kemenangan yang lebih efektif.
“Saya ditanya terkait strategi memenangkan Pilkada. Pengalaman Pilkada kemarin menjadi pelajaran penting untuk menyusun langkah politik yang lebih matang,” ungkapnya.
Sementara itu, Siswanto menekankan pentingnya penguatan basis konstituen dan pemerataan kekuatan partai di seluruh daerah pemilihan (dapil).
“PKB harus mampu mengisi seluruh dapil di Kota Depok. Saat ini masih ada dua dapil yang belum terisi, dan itu menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan,” tegasnya.
Adapun Abdul Khoir menilai PKB memiliki peluang besar menjadi kekuatan politik utama di Kota Depok, asalkan seluruh kader memiliki komitmen dan soliditas yang sama.
“PKB punya potensi menjadi partai besar. Tapi untuk mencapainya, diperlukan kerja kolektif dan komitmen bersama seluruh kader,” tandasnya.
UKK ini menjadi salah satu tahapan penting sebelum DPP PKB menentukan figur yang akan dipercaya menakhodai DPC PKB Kota Depok untuk periode mendatang. Sosok terpilih nantinya diharapkan mampu memperkuat konsolidasi internal sekaligus membawa PKB tampil lebih kompetitif dalam kontestasi politik di Kota Depok.(Ht)








