DEPOK | FOKUSKOTA.com – Suasana penuh kehangatan, kekeluargaan, dan nuansa religius mewarnai pelaksanaan Halal Bihalal dan Haul Kumpi H. Japat bin Sian serta Kumpi Hj. Aisyah binti Tiran yang digelar di Masjid Jami Nurul Mukmin, Sukmajaya, Kota Depok, Minggu (5/4/2026).
Kegiatan yang telah menjadi tradisi keluarga besar ini kembali menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi, memanjatkan doa bagi para leluhur, serta memperkuat ikatan kekeluargaan di tengah suasana bulan Syawal 1447 Hijriah.
Acara berlangsung meriah namun tetap khidmat, dengan dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, unsur pemerintahan, serta sejumlah tokoh publik dan anggota legislatif. Di antaranya tampak hadir Ayah Ojak (H. Abdul Rozak), Hj. Juana Sarmili, H. Pradi Supriatna, H. Igun Sumarno, jajaran kecamatan dan kelurahan, serta keluarga besar dari berbagai wilayah.
Kehadiran para tokoh tersebut menambah semarak suasana, sekaligus menunjukkan kuatnya ikatan sosial dan kekeluargaan yang telah terbangun dalam tradisi tahunan keluarga besar Kumpi H. Japat dan Hj. Aisyah.
Dalam sambutannya, H. Hamzah selaku ketua panitia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh keluarga besar, panitia, tokoh masyarakat, dan para tamu undangan yang telah hadir dan ikut menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, halal bihalal dan haul bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi juga menjadi ruang untuk saling memaafkan, memperkuat persaudaraan, serta menjaga warisan nilai-nilai kekeluargaan yang telah dibangun oleh para leluhur.
“Alhamdulillah, hari ini kita bisa berkumpul dalam suasana halal bihalal dan haul keluarga besar. Ini adalah momentum untuk mempererat silaturahmi, saling memaafkan, dan mendoakan para orang tua serta leluhur kita,” ujar Hamzah.
Ia juga mengapresiasi kekompakan panitia dan keluarga besar yang telah mencurahkan tenaga, waktu, dan dukungan untuk terselenggaranya acara dengan baik.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan keluarga besar yang telah menyumbangkan tenaga, pikiran, bahkan hartanya untuk menyukseskan acara ini. Insya Allah tahun depan harus lebih besar lagi, lebih baik lagi, dan semakin membawa keberkahan,” katanya.
Hamzah berharap, melalui momentum Syawal ini, seluruh keluarga besar dapat terus menjaga kebersamaan, kekompakan, dan nilai gotong royong agar silaturahmi tetap terjaga lintas generasi.
“Mudah-mudahan dengan silaturahmi ini kita semua diberi panjang umur, sehat badan, dimudahkan rezekinya, dan keluarga kita semakin besar, semakin kompak, semakin guyub, serta semakin erat kebersamaannya,” tuturnya.
Suasana hangat juga terasa saat Ayah Ojak (H. Abdul Rozak) turut menyampaikan sambutannya di hadapan keluarga besar dan tamu undangan. Dengan gaya khas yang akrab dan santai, ia mengungkapkan rasa bahagia dapat hadir di tengah-tengah keluarga besar dalam suasana yang penuh kehangatan.
Ayah Ojak menyampaikan harapannya agar kebersamaan seperti ini terus terjaga dan seluruh keluarga besar senantiasa diberikan kesehatan serta umur panjang.
“Alhamdulillah, kita semua hari ini diberikan kesehatan dan bisa berkumpul bersama keluarga besar. Mudah-mudahan tahun depan kita semua masih diberi umur panjang dan kesehatan sehingga bisa bertemu kembali dalam suasana seperti ini,” ujar Ayah Ojak.
Dalam suasana penuh canda yang mengundang tawa hadirin, Ayah Ojak juga menyampaikan doa terbaik untuk keluarganya, termasuk harapan agar putrinya, Ayu, segera dipertemukan dengan jodoh terbaik.
“Mohon doanya dari keluarga besar semuanya, mudah-mudahan Ayu juga diberikan jodoh yang terbaik dan segala urusannya dimudahkan,” ucapnya yang disambut hangat para tamu.
Sementara itu, H. Igun Sumarno dalam sambutannya memperkenalkan diri lebih dekat kepada keluarga besar, seraya menegaskan pentingnya menjaga hubungan kekeluargaan dan memperkuat ikatan antaranggota keluarga besar.
Ia mengungkapkan rasa syukurnya bisa hadir dan diterima sebagai bagian dari keluarga besar, serta berharap kebersamaan yang telah terjalin dapat terus tumbuh menjadi kekuatan sosial yang positif.
“Hari ini saya memperkenalkan diri di keluarga besar. Saya bersyukur bisa hadir di tengah-tengah keluarga besar ini. Semoga silaturahmi kita terus terjaga, semakin kuat, dan semakin membawa manfaat untuk semuanya,” kata H. Igun
Dalam nuansa santai namun penuh makna, Igun juga menyampaikan bahwa keluarga besar harus tetap bersatu, saling mendukung, dan saling menguatkan dalam berbagai peran dan tanggung jawab yang dijalani masing-masing.
Ia bahkan mengundang seluruh keluarga besar untuk terus menjaga hubungan baik, tidak hanya dalam acara formal, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
Kehangatan acara juga semakin terasa melalui sambutan Hj. Juana Sarmili, yang menekankan pentingnya menjaga persatuan keluarga besar meski datang dari latar belakang dan warna yang berbeda-beda.
Ia mengaku bahagia melihat keluarga besar Kumpi H. Japat dan Hj. Aisyah terus tumbuh dan semakin besar dari tahun ke tahun. Bahkan, menurutnya, halal bihalal dan haul ini menjadi salah satu cara paling efektif untuk menyatukan keluarga besar yang tersebar di berbagai tempat.
“Alhamdulillah, hari ini kita bisa berkumpul dalam suasana yang penuh kebahagiaan. Kalau harus saling mengunjungi satu per satu mungkin tidak semua bisa tercapai, maka momentum seperti ini menjadi sangat penting untuk mempertemukan dan menyatukan keluarga besar kita,” ujar Hj. Juana Sarmili.
Ia juga mengingatkan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga bentuk penghormatan dan doa untuk para leluhur, khususnya Kumpi H. Japat dan Hj. Aisyah yang telah menjadi bagian penting dalam sejarah keluarga besar tersebut.
“Kita berkumpul bukan hanya untuk halal bihalal, tetapi juga untuk mendoakan para leluhur kita. Mudah-mudahan doa-doa kita terus mengalir dan menjadi amal kebaikan bagi mereka yang telah lebih dahulu berpulang,” katanya.
Hj. Juana pun mengajak seluruh keluarga besar agar tetap menjaga kebersamaan, saling mendukung, dan tidak terpecah oleh perbedaan.
“Dari berbagai warna kita harus tetap bersatu. Yang paling penting adalah menjaga keutuhan keluarga besar, menjaga kebersamaan, dan saling mendukung dalam kebaikan,” tegasnya.
Selain menjadi ruang silaturahmi dan penghormatan kepada leluhur, kegiatan ini juga memperlihatkan betapa kuatnya tradisi kekeluargaan dalam masyarakat Depok. Kehadiran tokoh agama, tokoh masyarakat, pejabat wilayah, dan para legislator menunjukkan bahwa acara seperti ini bukan hanya memiliki nilai spiritual, tetapi juga nilai sosial yang sangat besar.
Di tengah kehidupan masyarakat yang semakin dinamis dan individual, halal bihalal dan haul seperti ini menjadi pengingat bahwa hubungan keluarga, penghormatan kepada orang tua, serta budaya berkumpul adalah warisan berharga yang harus terus dijaga.
Dengan suasana yang khidmat, meriah, dan penuh makna, Halal Bihalal dan Haul Kumpi H. Japat bin Sian serta Kumpi Hj. Aisyah binti Tiran tahun ini kembali menegaskan bahwa silaturahmi, doa, dan kebersamaan tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga kekuatan keluarga besar lintas generasi. (Ht)








