UPER dan Pertamina Foundation Jadi Pilar Strategis Pertamina Hadapi Transisi Energi

IMG-20260220-WA0002

JAKARTA | FOKUSKOTA.com –  Di tengah derasnya arus transisi energi dan disrupsi teknologi global, PT Pertamina (Persero) menegaskan komitmennya membangun fondasi masa depan melalui penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan inovasi berkelanjutan. Peran strategis itu dijalankan oleh Pertamina Foundation (PF) dan Universitas Pertamina (UPER).

Komitmen tersebut ditegaskan dalam peringatan HUT ke-15 Pertamina Foundation yang dirangkaikan dengan Dies Natalis ke-10 Universitas Pertamina, digelar di lingkungan kampus UPER, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (12/2/2026).

Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menyampaikan bahwa perusahaan energi masa kini tidak lagi cukup mengandalkan kekuatan sumber daya alam, infrastruktur, maupun modal finansial semata. Menurutnya, keunggulan kompetitif justru ditentukan oleh kualitas manusia yang mengelolanya.

“Universitas Pertamina memegang peranan strategis dalam mencetak profesional energi, analis, inovator, dan pemimpin masa depan yang memahami kompleksitas industri sekaligus memiliki integritas dan perspektif keberlanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pertamina Foundation hadir memastikan kontribusi sosial perusahaan berjalan terarah dan berdampak jangka panjang melalui pendidikan, inovasi lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Simon menegaskan bahwa PF dan UPER berjalan dalam satu ekosistem yang saling menguatkan.

“Ini adalah investasi jangka panjang Pertamina—bukan hanya pada energi, tetapi pada manusia,” tegasnya.

Simon juga memberikan apresiasi atas capaian akreditasi unggul yang diraih Universitas Pertamina. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti keseriusan institusi dalam menjaga kualitas pendidikan dan relevansi terhadap kebutuhan industri energi nasional.

Komisaris Utama Pertamina, Mochamad Iriawan, turut menekankan pentingnya peran UPER dan PF dalam membangun talenta unggul serta menjadi pusat riset dan inovasi energi yang selaras dengan arah pembangunan nasional.

“Dalam waktu relatif singkat, Universitas Pertamina berkembang menjadi Center of Excellence di bidang energi. Kolaborasi dengan industri, BUMN, pemerintah, hingga mitra internasional menunjukkan kapasitasnya semakin matang,” ungkapnya.

Iriawan juga menyoroti kiprah Pertamina Foundation yang telah menyalurkan puluhan ribu beasiswa kepada pelajar dan mahasiswa dari Aceh hingga Papua, sekaligus mendukung ratusan program pemberdayaan masyarakat, UMKM, dan riset energi.

Sementara itu, Presiden Direktur Pertamina Foundation, Agus Mashud S. Asngari, menyebut PF dan UPER sebagai satu kesatuan ekosistem transformasi. PF, kata dia, membangun manusia di ruang sosial kemasyarakatan, sementara UPER membentuk insan unggul di ruang akademik dan ilmu pengetahuan.

“Keduanya bermuara pada tujuan yang sama: Energizing Indonesia. Kami adalah fondasi sosial dari transformasi bisnis Pertamina,” tegasnya.

Rektor Universitas Pertamina, Wawan Gunawan, menyampaikan bahwa UPER terus memperkuat reputasinya sebagai perguruan tinggi berbasis energi, teknologi, dan keberlanjutan. Berbagai capaian dalam akreditasi, reputasi global, internasionalisasi, kualitas lulusan, hingga prestasi mahasiswa menjadi bukti konsistensi pengembangan institusi.

Dalam momentum tersebut, PF dan UPER juga menjalin kemitraan strategis dengan lebih dari 20 institusi untuk memperkuat implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), khususnya pada pilar sosial, pendidikan, dan keberlanjutan lingkungan.

Melalui sinergi ini, Pertamina menegaskan bahwa energi terbesar perusahaan bukan hanya berasal dari sumber daya alam, melainkan dari insan-insan unggul yang terus belajar, berinovasi, dan memberi manfaat bagi bangsa.(Ht)

Facebook
Pinterest
X
LinkedIn
Email

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *