Dari Arena Karate ke Panggung Politik, Tonny Ranti Siap Bawa Semangat Juara untuk Hanura Depok

IMG-20260727-WA0023

DEPOK | FOKUSKOTA .com – Semangat membangun organisasi dengan mental juara menjadi modal yang dibawa Tonny Ranti dalam menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Ketua DPC Partai Hanura Kota Depok periode 2025–2030.

Bukan tanpa alasan Tonny berani mengambil langkah tersebut. Sebelum terjun lebih jauh ke dunia politik dan organisasi, namanya lebih dahulu dikenal melalui dunia olahraga. Ia merupakan mantan atlet karate nasional yang pernah membawa nama Indonesia ke pentas Kejuaraan Dunia Karate 2000.

Pengalaman bertanding di level internasional, menurut Tonny, telah membentuk karakter dan cara pandangnya dalam menghadapi berbagai tantangan. Dari dunia karate, ia belajar bahwa keberhasilan tidak pernah datang secara instan, melainkan membutuhkan disiplin, konsistensi, kerja keras, dan mental pantang menyerah.

Sepulang dari kiprahnya sebagai atlet, Tonny memilih tetap mengabdikan diri di dunia olahraga dengan menjadi pelatih karate. Melalui Indonesia Karate-Do (INKADO) Kota Depok, ia turut membina generasi muda agar memiliki kemampuan olahraga sekaligus karakter yang kuat.

Bagi Tonny, pembinaan atlet tidak sekadar mencetak orang-orang yang mampu memenangkan pertandingan. Lebih dari itu, olahraga menjadi sarana membangun kedisiplinan, kepercayaan diri, tanggung jawab, serta mental untuk menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Nilai-nilai itulah yang kini ingin ia bawa ke dalam dunia politik dan organisasi.

“Pengalaman sebagai atlet mengajarkan saya bahwa untuk mencapai kemenangan dibutuhkan proses, disiplin, kerja keras, dan kekompakan. Prinsip itu juga yang ingin saya terapkan dalam membangun organisasi partai,” ujar Tonny.senin (27/7/2026)

Di luar aktivitas olahraga dan organisasi, Tonny juga memiliki pengalaman panjang di sektor properti. Sejak 2014, ia terlibat dalam pengembangan perumahan yang menyentuh kebutuhan masyarakat di Kota Depok.

Pengalaman tersebut membuat Tonny melihat pembangunan dan politik dari perspektif yang lebih luas. Menurutnya, organisasi politik harus mampu hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan hanya aktif ketika momentum politik tiba.

“Politik bagi saya bukan sekadar soal jabatan. Yang paling penting adalah bagaimana organisasi dapat hadir di tengah masyarakat dan memberikan manfaat. Partai harus memiliki kedekatan dengan rakyat dan mampu mendengar persoalan yang mereka hadapi,” katanya.

Dalam perjalanan organisasinya di Partai Hanura, Tonny juga pernah dipercaya mengemban tugas di bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK), serta menjabat sebagai Sekretaris DPC Partai Hanura Kota Depok.

Pengalaman tersebut menjadi bekal tersendiri bagi Tonny untuk memahami dinamika internal partai, kebutuhan kader, sekaligus tantangan yang harus dihadapi dalam membangun organisasi di tingkat kota.

Jika diberikan kepercayaan memimpin DPC Partai Hanura Kota Depok, Tonny menyatakan siap membawa semangat pembenahan dan konsolidasi organisasi. Ia ingin menjadikan pengalaman yang diperoleh dari dunia olahraga, usaha, dan politik sebagai satu kesatuan kekuatan untuk membangun Hanura yang lebih solid.

Menurutnya, seorang pemimpin organisasi harus memiliki kemampuan untuk menyatukan berbagai perbedaan dan mengarahkan seluruh kekuatan yang ada menuju satu tujuan bersama.

“Bekal mental juara dari karate, pengalaman membangun dari dunia properti, serta perjalanan saya di organisasi menjadi fondasi yang ingin saya gunakan untuk membawa Hanura semakin solid dan semakin dekat dengan masyarakat,” tegasnya.

Tonny menyadari bahwa membangun partai bukanlah pekerjaan mudah. Dibutuhkan kerja kolektif, komunikasi yang terbuka, serta kaderisasi yang berkelanjutan. Karena itu, ia menilai seluruh kader harus mendapatkan ruang untuk berkembang dan berkontribusi sesuai kemampuan masing-masing.

Ia pun tidak ingin memberikan janji politik yang berlebihan. Bagi Tonny, komitmen yang harus dibangun adalah kerja nyata dan konsistensi dalam menjalankan amanah organisasi.

“Saya tidak menjanjikan emas. Saya menjanjikan kerja nyata untuk membesarkan Hanura dan memperjuangkan kepentingan masyarakat Kota Depok,” ujarnya.

Dengan pengalaman lintas bidang yang dimilikinya, Tonny berharap proses pencalonannya sebagai Ketua DPC Partai Hanura Kota Depok dapat menjadi momentum untuk memperkuat persatuan seluruh kader.

Ia membawa semangat “Bersama Logo Singa, Kita Mengaum! Kita Menang” sebagai pesan optimisme untuk membangun kekuatan Hanura di Kota Depok.

Bagi Tonny, kemenangan tidak hanya diukur dari hasil kontestasi politik, tetapi juga dari seberapa kuat sebuah organisasi mampu tumbuh, bertahan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kalau kita solid, bergerak bersama, dan bekerja sungguh-sungguh, saya yakin Hanura bisa kembali mendapatkan tempat yang kuat di hati masyarakat Depok,” pungkasnya.(Ht)

Facebook
Pinterest
X
LinkedIn
Email

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *