Progres Rehabilitasi Jalan Raya Cipayung Depok Tembus 32,86 Persen, Penguatan Tebing Dikebut Jelang Musim Hujan

DEPOK | FOKUSKOTA.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok terus mempercepat rehabilitasi Jalan Raya Cipayung dengan memprioritaskan penguatan struktur tebing dan penyiapan badan jalan. Hingga 22 Oktober 2026, realisasi fisik proyek tersebut tercatat mencapai 32,86 persen.

Capaian itu menjadi bagian dari upaya penanganan infrastruktur jalan yang membutuhkan penguatan struktur, terutama untuk menjaga kestabilan badan jalan dan mengantisipasi potensi longsor di kawasan tersebut.

Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kota Depok, Teguh Iswahyudi, mengatakan pekerjaan saat ini meliputi pemasangan sheet pile atau dinding penahan tanah, pembangunan capping beam, serta persiapan lapisan fondasi sebelum memasuki tahap perkerasan jalan.

“Berdasarkan rekapitulasi progres harian per 22 Oktober 2026, akumulasi capaian pekerjaan telah mencapai 32,86 persen. Seluruh alat berat dan personel disiagakan untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai spesifikasi teknis,” ujar Teguh, Sabtu (24/10/2026).

Salah satu pekerjaan utama dalam proyek ini adalah pemasangan sheet pile dengan beragam ukuran untuk memperkuat tebing dan menopang struktur jalan. Pekerjaan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kestabilan konstruksi, khususnya di area yang berpotensi mengalami pergerakan tanah.

Berdasarkan data DPUPR Kota Depok, pemasangan sheet pile ukuran 10 meter sebanyak 110 batang dan ukuran 8 meter sebanyak 191 batang telah rampung 100 persen.

Sementara itu, untuk ukuran 9 meter, sebanyak 286 batang telah terpasang dari total 297 batang yang dikirim ke lokasi. Adapun pemasangan sheet pile ukuran 7 meter telah mencapai 92 batang dari total material yang dikirim.

Teguh menjelaskan, pekerjaan pemasangan masih terus berlangsung untuk menyelesaikan bagian yang tersisa sekaligus memastikan seluruh konstruksi terpasang sesuai perencanaan teknis.

Penguatan struktur tersebut diharapkan dapat menunjang ketahanan jalan dalam jangka panjang, sekaligus mengurangi risiko gangguan akibat kondisi tanah dan tekanan pada sisi badan jalan.

Selain penguatan tebing, DPUPR Kota Depok juga mengerjakan sejumlah tahapan konstruksi pendukung di beberapa segmen proyek.

Pekerjaan tersebut mencakup pemasangan wingwall atau dinding sayap penahan di Segmen 25 B, pemasangan bekisting capping beam di Segmen 8, 21, dan 22, serta pembobokan kepala sheet pile di Segmen 23 dan 24.

Di sisi lain, tim teknis juga melakukan pembongkaran perkerasan beton lama, penggalian, pemadatan tanah di Segmen 6, hingga penyiapan Lapis Fondasi Atas (LPA).

Tahapan ini diperlukan untuk memastikan badan jalan siap menerima lapisan perkerasan berikutnya. Ketepatan pelaksanaan setiap tahap menjadi faktor penting agar hasil pekerjaan memenuhi spesifikasi yang telah ditetapkan.

DPUPR Kota Depok terus melakukan koordinasi dan pemantauan terhadap perkembangan pekerjaan di lapangan. Percepatan konstruksi menjadi perhatian, mengingat proyek berlangsung menjelang periode puncak musim hujan yang berpotensi memengaruhi kondisi tanah dan pelaksanaan pekerjaan.

Selain mengejar target penyelesaian, pengaturan aktivitas proyek juga perlu memperhatikan keselamatan pekerja serta kenyamanan pengguna jalan. Arus lalu lintas di sekitar lokasi diupayakan tetap terkendali selama pekerjaan berlangsung.

Teguh mengimbau masyarakat yang melintasi Jalan Raya Cipayung agar meningkatkan kewaspadaan, memperhatikan rambu-rambu proyek, dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

“Kami mengimbau masyarakat dan pengguna jalan yang melintas di sekitar area proyek Jalan Cipayung untuk tetap berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu petunjuk di lapangan,” tutupnya.

Dengan progres fisik yang telah mencapai 32,86 persen, tahapan pekerjaan selanjutnya menjadi perhatian untuk memastikan penguatan struktur dan penyiapan badan jalan berjalan sesuai rencana.

Masyarakat pun diharapkan mendukung kelancaran pekerjaan dengan tetap mengutamakan keselamatan saat melintas di kawasan proyek, sembari menantikan hasil penanganan infrastruktur yang lebih kokoh dan aman.(Ht)

Facebook
Pinterest
X
LinkedIn
Email

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *