DEPOK |FOKUSKOTA.com – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Pradi Supriatna, S.Kom., M.M.Si, menggelar kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun Anggaran 2026 bersama warga RW 28 Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Minggu (6/9/2026). Kegiatan ini menjadi ruang dialog antara masyarakat dan wakil rakyat untuk memastikan program pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan warga.
Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, Pradi mengajak warga memanfaatkan forum pengawasan sebagai wadah menyampaikan persoalan di lingkungan masing-masing. Menurutnya, setiap aspirasi masyarakat akan menjadi bahan perjuangan di tingkat Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Pradi mengaku memiliki kedekatan emosional dengan warga Abadijaya karena berasal dari wilayah tersebut. Ia berharap silaturahmi yang terus terjalin dapat memperkuat kolaborasi dalam membangun Kota Depok.
“Hari ini bukan sekadar pertemuan, tetapi momen mempererat kebersamaan. Aspirasi warga akan saya bawa dan perjuangkan agar menjadi bagian dari kebijakan pemerintah,” ujarnya.
Dalam pemaparannya, Pradi menjelaskan pembangunan tidak bisa dilakukan hanya oleh Pemerintah Kota Depok. Sinergi dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat menjadi kunci untuk menghadirkan program-program strategis bagi masyarakat.
Ia menyebut sejumlah program yang saat ini menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Barat, mulai dari pembangunan underpass untuk mengurai kemacetan, penataan kawasan daerah aliran sungai, penanganan sampah, hingga program bedah rumah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Menurut Pradi, DPRD Provinsi Jawa Barat terus mendorong agar bantuan pembangunan untuk Kota Depok semakin besar dan tepat sasaran.
“Kalau ada kebutuhan yang belum terakomodasi di kota, kita perjuangkan melalui provinsi maupun pusat. Yang penting datanya valid dan kebutuhan masyarakat jelas,” katanya.
Pradi menegaskan sesi tanya jawab dalam kegiatan pengawasan bukan sekadar formalitas. Seluruh masukan warga akan menjadi bahan evaluasi dan disampaikan dalam mekanisme pengawasan DPRD Provinsi Jawa Barat kepada perangkat daerah terkait.
Ia meminta warga aktif menyampaikan persoalan, mulai dari infrastruktur lingkungan, banjir, sampah, hingga kebutuhan sosial lainnya.
“Semua masukan akan saya catat. Ini menjadi bekal saya saat melakukan pengawasan dan pembahasan program di DPRD Jawa Barat,” tegas Pradi.
Menutup sambutannya, Pradi menyampaikan pesan reflektif bahwa perjalanan hidup dan amanah yang diterimanya merupakan bagian dari kehendak Allah SWT. Dari yang semula bercita-cita mengabdi untuk Kota Depok, kini ia mendapat amanah lebih luas sebagai wakil rakyat yang memperjuangkan kepentingan 27 kabupaten/kota di Jawa Barat.
Ia pun memohon doa masyarakat agar tetap diberikan kekuatan dan keistiqamahan dalam menjalankan amanah, serta terus menjadi jembatan antara kebutuhan warga Depok dengan kebijakan pemerintah provinsi.
Kegiatan pengawasan di RW 28 Abadijaya berlangsung dengan antusias. Warga, para ketua RT,lurah dan RW, LPM, tokoh masyarakat, serta unsur kelurahan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi demi kemajuan lingkungan dan Kota Depok.(Ht)








