PPP Depok Mulai Tancap Gas, Mazhab HM Targetkan Kursi Bertambah di Pemilu Mendatang”

IMG-20260906-WA0013

DEPOK | FOKUSKOTA.com – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Depok mulai memanaskan mesin politiknya. Jajaran pengurus harian Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Kota Depok periode 2026-2031 resmi dilantik di The Castle, Sawangan, Kota Depok, Minggu (6/9/2026).

Pelantikan tersebut menjadi momentum bagi PPP Depok untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mempersiapkan strategi menghadapi kontestasi politik mendatang.

Ketua DPC PPP Kota Depok, H. Mazhab HM, menegaskan bahwa kepengurusan baru harus diisi kader yang memiliki daya juang, ketokohan dan mampu bekerja langsung di tengah masyarakat.

Menurut Mazhab, kepengurusan periode 2026-2031 sebenarnya telah ditetapkan melalui SK sekitar tiga bulan lalu. Namun, pelantikan baru dapat dilaksanakan saat ini.

“Ketika seorang pemimpin partai memberikan amanah kepada kadernya, tentu sebagai kader tidak bisa mengelak. Amanah itu harus kita respons dengan baik dan diiringi ikhtiar,” ujar Mazhab.

Mazhab mengatakan, PPP Depok tidak ingin keberadaan pengurus hanya sebatas struktur organisasi. Setiap kader harus mampu membaca kondisi masyarakat dan menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata.

Salah satu program yang terus dikembangkan adalah pembinaan UMKM. Hingga saat ini, PPP Depok telah membina sekitar 155 pelaku UMKM, termasuk mendorong penguatan usaha melalui permodalan dan pendampingan.

“Bagaimana PPP bisa membawa manfaat untuk orang banyak. Salah satunya melalui pembinaan dan pemberdayaan UMKM,” katanya.

Selain UMKM, PPP Depok juga menjalankan program lingkungan dengan penanaman pohon. Mazhab menyebut sekitar 725 pohon telah ditanam secara berkala.

Di bidang sosial-keagamaan, PPP Depok juga memiliki program wakaf Alquran. Hingga kini, sekitar 800 Alquran telah disalurkan kepada masyarakat.

Menghadapi pemilu mendatang, Mazhab mengingatkan seluruh kader agar tidak hanya mengejar suara generasi muda.

Menurutnya, Gen Z dan milenial memang menjadi kelompok penting yang harus dirangkul. Namun, basis pemilih PPP dari kalangan orang tua juga harus tetap dijaga.

“Jangan sampai kita terlalu fokus kepada Gen Z dan milenial, tetapi pemilih PPP yang kebanyakan orang tua justru terabaikan. Semua harus kita layani,” tegasnya.

Karena itu, PPP Depok akan mendorong kolaborasi lintas generasi agar kekuatan partai tidak hanya bertumpu pada satu kelompok masyarakat.

Mazhab secara terbuka menyampaikan target politiknya. Ia ingin jumlah kursi PPP di Kota Depok pada pemilu mendatang mengalami peningkatan.

“Prinsip PPP Depok, kursinya harus bertambah dan harus naik,” ujarnya.

Untuk mewujudkan target tersebut, konsolidasi kader, pembinaan masyarakat, penguatan UMKM hingga pendekatan kepada berbagai kelompok pemilih akan terus dilakukan.

Mazhab juga menekankan pentingnya menjaga karakter kader. Sebagai partai yang berasas Islam, seluruh pengurus diminta menjaga akhlak, etika dan nama baik PPP.

“Jangan sampai kader PPP sembrono, tidak berakhlak dan tidak beradab. Ini yang harus kita jaga,” katanya.

Dengan dilantiknya kepengurusan baru, PPP Kota Depok kini dihadapkan pada pekerjaan besar: mengubah struktur organisasi menjadi kekuatan politik yang benar-benar hadir di tengah masyarakat sekaligus mendongkrak perolehan suara dan kursi pada pemilu mendatang.(Ht)

Facebook
Pinterest
X
LinkedIn
Email

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *