DEPOK | FOKUSKOTA .com – Pemerintah Kota Depok mulai melakukan pembenahan menyeluruh di kawasan Pasar Cisalak, Kecamatan Cimanggis. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), proses normalisasi jalan, saluran drainase, dan Ruang Milik Jalan (Rumija) resmi dimulai sebagai bagian dari upaya mengembalikan fungsi kawasan publik yang selama ini kerap terkendala kemacetan dan persoalan drainase.
Langkah tersebut merupakan tindak lanjut hasil rapat koordinasi yang dipimpin Wakil Wali Kota Depok pada 27 Juli 2026. Penataan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan lintas perangkat daerah, diawali penertiban pedagang dan bangunan yang menggunakan bahu jalan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Kepala DPUPR Kota Depok, Yodi Joko Bintoro, mengatakan pihaknya langsung bergerak setelah tahapan penertiban dimulai. Menurutnya, pemulihan fungsi infrastruktur menjadi prioritas agar kawasan Pasar Cisalak kembali tertata dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
“Menindaklanjuti arahan dalam rapat yang dipimpin Wakil Wali Kota, kami mengikuti tahapan penataan yang diawali penertiban pedagang di sekitar pasar. Sejak Sabtu lalu, kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Camat Cimanggis bersama tim gabungan,” ujar Yodi saat meninjau lokasi, Minggu (2/8/2026).
Usai proses penertiban, DPUPR akan fokus melakukan normalisasi saluran drainase yang selama ini mengalami penyempitan maupun penyumbatan. Selain itu, Ruang Milik Jalan juga akan dikembalikan sesuai fungsinya agar dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh pengguna jalan.
“Setelah penertiban selesai, kami langsung melakukan normalisasi saluran dan Ruang Milik Jalan. Tujuannya agar ruang jalan kembali berfungsi sebagaimana mestinya, sehingga manfaatnya bisa dirasakan seluruh masyarakat, baik pejalan kaki, pengendara, maupun aktivitas ekonomi di kawasan ini,” jelasnya.
Pasar Cisalak merupakan salah satu pusat aktivitas ekonomi terbesar di Kecamatan Cimanggis yang setiap hari dipadati kendaraan dan masyarakat. Kondisi tersebut selama ini memicu kemacetan, terganggunya arus lalu lintas, hingga meningkatnya risiko genangan air ketika hujan turun akibat sistem drainase yang tidak berfungsi optimal.
Melalui penataan terpadu ini, Pemerintah Kota Depok menargetkan terciptanya kawasan Pasar Cisalak yang lebih tertib, aman, dan nyaman. Normalisasi infrastruktur diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga meningkatkan kualitas lingkungan serta mendukung aktivitas perdagangan yang lebih tertata.
Saat ini, tim gabungan dari Satpol PP, DPUPR, dan unsur kewilayahan masih terus melakukan pengawasan di lapangan untuk memastikan seluruh tahapan penataan berjalan sesuai rencana. Pemerintah juga mengedepankan pendekatan persuasif agar proses penataan berlangsung kondusif tanpa menimbulkan konflik sosial, sehingga hasilnya dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kota Depok.(Ht)








