Lebaran Depok Didorong Masuk Perda, Komitmen Penguatan Agenda Budaya Kota Ditegaskan

IMG-20260506-WA0015

DEPOK | FOKUSKOTA .com – Semarak hari kedua perhelatan Lebaran Depok di Alun-alun Kota Depok, Rabu (6/5/2026), semakin menegaskan lahirnya wajah baru kebudayaan kota. Dalam sambutannya, panitia pelaksana, Hendrik Tangke Allo, menyampaikan apresiasi mendalam atas kolaborasi berbagai pihak yang telah menghidupkan acara tersebut.

Ia secara khusus menyoroti dedikasi Ketua Panitia, Hamzah, yang dinilainya bekerja tanpa lelah demi memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.

“Kerja keras panitia luar biasa. Hampir dua minggu terakhir mereka berjibaku, bahkan waktu istirahat pun terpangkas demi memastikan acara ini sukses,” ujarnya

Hendrik juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran pemerintah daerah, anggota DPRD, para kepala dinas, serta unsur kecamatan yang turut memberikan dukungan penuh. Ia menilai, kekompakan lintas elemen inilah yang menjadi fondasi utama terselenggaranya Lebaran Depok secara meriah dan tertata.

Lebih dari sekadar perayaan, Hendrik menegaskan bahwa Lebaran Depok kini mulai membentuk identitas budaya yang selama ini dinanti masyarakat. Ia menyebut, momentum ini menjadi titik penting bagi Depok untuk tampil sebagai kota yang memiliki tradisi khas.

“Hari ini kita bisa bangga. Depok mulai memiliki identitas budaya yang bisa dikenalkan ke luar. Ini bukan hanya acara, tapi tonggak sejarah kebudayaan kota,” ungkapnya.

Di bawah kepemimpinan Supian Suri dan Chandra Rahmansyah, ia optimistis penguatan budaya lokal akan terus berkembang dan menjadi daya tarik tersendiri di masa depan.

Tak hanya aspek budaya, Hendrik juga menyoroti dampak ekonomi dari penyelenggaraan acara tersebut. Menurutnya, kehadiran pelaku UMKM yang meramaikan kawasan acara menjadi bukti nyata bahwa kegiatan ini mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat.

“UMKM tumbuh, pedagang kecil mendapatkan ruang. Ini yang harus terus kita jaga dan kembangkan,” katanya.

Lebih jauh, ia mengungkapkan rencana strategis ke depan agar Lebaran Depok memiliki payung hukum yang kuat melalui peraturan daerah (Perda). Dengan demikian, perayaan ini dapat berlangsung secara berkelanjutan setiap tahun, tanpa bergantung pada pergantian kepemimpinan.

“Kami bersama DPRD akan mendorong agar Lebaran Depok ditetapkan dalam Perda. Jadi ini menjadi agenda tetap kota yang terus hidup dari tahun ke tahun,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Hendrik mengajak seluruh warga untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan kebanggaan terhadap kota Depok.

“Semua ini kita lakukan untuk Depok. Untuk masa depan yang lebih berbudaya, lebih hidup, dan lebih membanggakan,” pungkasnya.

Perhelatan Lebaran Depok sendiri dijadwalkan berlangsung hingga puncak acara pada akhir pekan mendatang, dengan berbagai rangkaian kegiatan budaya dan hiburan yang terus menyedot antusiasme masyarakat. (Ht)

Facebook
Pinterest
X
LinkedIn
Email

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *