Gerindra Depok Gaspol Dokling ke 11 Kecamatan dan 63 Kelurahan, Hamzah Siapkan Data Kesehatan untuk Rekomendasi Pemerintah

DEPOK | FOKUSKOTA.com –  DPC Partai Gerindra Kota Depok menargetkan program Dokling (Dokter Keliling) menjangkau seluruh 11 kecamatan dan 63 kelurahan. Program ini tidak hanya menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis, tetapi juga pengobatan serta pemberian obat bagi warga yang membutuhkan sesuai hasil pemeriksaan dan indikasi medis.

Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Depok, H. Hamzah, menegaskan bahwa Dokling akan dilaksanakan secara berkelanjutan dengan menyasar masyarakat di berbagai wilayah. Pelaksanaannya direncanakan berlangsung setiap akhir pekan, Sabtu dan Minggu, agar semakin banyak warga memiliki kesempatan mengakses layanan tersebut.

Menurut Hamzah, program yang dijalankan atas arahan DPP Partai Gerindra dan DPD Partai Gerindra Jawa Barat ini bukan kegiatan sesaat. Gerindra ingin menghadirkan pelayanan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.

“Antusiasme masyarakat terhadap Dokling sangat baik. Program ini bukan hanya pemeriksaan kesehatan, tetapi warga yang terindikasi memiliki penyakit juga bisa mendapatkan penanganan dan obat sesuai hasil pemeriksaan dokter,” ujar Hamzah Minggu (25/10/2026)

Ia menjelaskan, pelaksanaan program saat ini dilakukan secara bertahap, dimulai dari tingkat kecamatan sebelum diperluas ke seluruh kelurahan di Kota Depok.

Hamzah menegaskan, perluasan jangkauan tersebut menjadi bagian dari upaya mengidentifikasi kondisi kesehatan masyarakat secara lebih menyeluruh.

Hamzah menyebut, salah satu hal penting dalam pelaksanaan Dokling adalah pendataan kondisi kesehatan warga. Data yang terkumpul dari pemeriksaan di berbagai wilayah nantinya akan dipelajari untuk memperoleh gambaran mengenai persoalan kesehatan yang dihadapi masyarakat.

Setelah kegiatan menjangkau 11 kecamatan dan 63 kelurahan, DPC Gerindra Depok berencana menyusun kajian berdasarkan hasil pendataan tersebut.

Hasilnya diharapkan dapat menjadi bahan rekomendasi kepada Pemerintah Kota Depok, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, hingga Kementerian Kesehatan untuk mendukung penanganan persoalan kesehatan masyarakat sesuai kewenangan masing-masing.

“Setelah pemeriksaan dan pengobatan gratis dilakukan di seluruh kecamatan dan kelurahan, data yang terkumpul akan kami pelajari. Dari sana, kami ingin melihat bagaimana kondisi kesehatan masyarakat secara keseluruhan dan menyusun rekomendasi kepada pemerintah,” tegasnya.

Menurut Hamzah, langkah tersebut penting agar kegiatan pelayanan kesehatan tidak berhenti pada pemberian layanan langsung, tetapi juga menghasilkan informasi yang dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan.

Program Dokling direncanakan menjangkau masyarakat di seluruh kecamatan, termasuk Beji, Tapos, dan Cilodong, sebelum diperluas secara menyeluruh sesuai tahapan pelaksanaan.

Hamzah berharap masyarakat memanfaatkan layanan tersebut untuk memeriksakan kondisi kesehatannya. Pemeriksaan dini dinilai penting untuk membantu mengenali indikasi gangguan kesehatan sehingga warga dapat memperoleh penanganan yang sesuai.

Ia juga menekankan pentingnya kesinambungan program, mulai dari pemeriksaan, pemberian obat berdasarkan indikasi medis, hingga penyusunan data yang dapat menjadi dasar evaluasi.

“Target kami, program ini menjangkau seluruh 11 kecamatan dan 63 kelurahan. Setelah itu, hasil pendataan akan kami kaji agar dapat menjadi rekomendasi bagi pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Kota Depok,” pungkas Hamzah.

Dengan target cakupan seluruh wilayah, tantangan berikutnya adalah memastikan pelaksanaan berjalan konsisten, pelayanan medis sesuai kebutuhan warga, serta hasil pendataan dapat diolah menjadi rekomendasi yang terukur dan dapat ditindaklanjuti.(Ht)

Facebook
Pinterest
X
LinkedIn
Email

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *