Doa Anak Yatim Diharapkan Menguatkan Perubahan Sekolah, Sinta: Karya Putra Bangsa Benahi Fasilitas dan Gratiskan Pendidikan

IMG-20260315-WA0019

DEPOK | FOKUSKOTA.com – Kegiatan buka puasa bersama yang digelar keluarga besar SMK Karya Putra Bangsa di wilayah Cimpaeun, Minggu (15/3/2026), berlangsung penuh kehangatan. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan santunan kepada 40 anak yatim, sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Yayasan Karya Putra Bangsa, Sinta Cahyana Putri, menegaskan bahwa yayasan saat ini tengah melakukan berbagai langkah perubahan demi meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan sekolah.

Di hadapan para tamu undangan, Sinta menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir, mulai dari pengurus yayasan, kepala sekolah SMP dan SMK, para guru dan staf, tokoh masyarakat, hingga anak-anak yatim yang menjadi tamu istimewa dalam kegiatan tersebut.

Menurut Sinta, kehadiran anak-anak yatim dalam kegiatan tersebut memiliki makna yang sangat penting. Ia berharap doa yang dipanjatkan oleh mereka dapat membawa keberkahan bagi upaya perubahan yang sedang dilakukan oleh yayasan.

“Saya memohon doa dari adik-adik semua. Mudah-mudahan di antara doa yang dipanjatkan hari ini ada yang langsung didengar oleh Allah SWT, sehingga apa yang sedang kami lakukan untuk kemajuan sekolah dapat berjalan dengan baik,” ujar Sinta.

Ia menjelaskan bahwa saat ini yayasan tengah melakukan berbagai pembenahan, tidak hanya dalam pembangunan fasilitas sekolah, tetapi juga dalam sistem manajemen pendidikan.

Salah satu program yang menjadi perhatian utama yayasan adalah memberikan kesempatan pendidikan gratis bagi anak-anak yatim, khususnya di tingkat SMP Karya Putra Bangsa.

“Program ini memang kami siapkan agar anak-anak yatim tetap memiliki kesempatan untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Untuk SMP Karya Putra Bangsa, anak-anak yatim bisa bersekolah secara gratis dari awal masuk sampai lulus,” jelasnya.

Selain pembangunan fasilitas sekolah yang sedang berjalan, yayasan juga secara rutin melakukan evaluasi internal setiap bulan di tingkat SMP maupun SMK sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan.

Sinta berharap, melalui berbagai langkah pembenahan tersebut, Sekolah Karya Putra Bangsa dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Sementara itu, H. Hamzah dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa kegiatan santunan dan buka puasa bersama anak yatim merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya mencari keberkahan di bulan Ramadan.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya sengaja memilih berbuka puasa bersama anak-anak yatim agar kebahagiaan Ramadan dapat dirasakan bersama.

“Kalau kita makan enak sendiri sementara anak-anak yatim tidak kita perhatikan, tentu kita merasa berdosa. Karena itu saya memilih berbuka puasa bersama mereka agar kita bisa berbagi dan mendapatkan keberkahan,” ujar H. Hamzah.

Menurutnya, sebanyak 40 anak yatim diundang secara khusus untuk menerima santunan sekaligus berbuka puasa bersama keluarga besar sekolah dan yayasan.

Ia juga mengajak seluruh yang hadir untuk mendoakan para orang tua, guru, serta orang-orang tercinta yang telah mendahului, seraya berharap doa yang dipanjatkan bersama anak-anak yatim membawa keberkahan bagi semua pihak.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh ustadz, sebelum akhirnya seluruh peserta menikmati hidangan berbuka puasa bersama dalam suasana penuh kebersamaan dan rasa syukur.

Melalui kegiatan tersebut, SMK Karya Putra Bangsa berharap semangat berbagi, kepedulian sosial, serta komitmen terhadap pendidikan dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. (Ht)

Facebook
Pinterest
X
LinkedIn
Email

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *