Bau Menyengat Kepung Permukiman, Warga Bojong Pondok Terong Desak Saluran Limbah Segera Dibenahi

DEPOK | FOKUSKOTA.com – Bau menyengat yang diduga berasal dari saluran air mengganggu kenyamanan warga rawa indah RT 03 RW 02. Kelurahan bojong pondok terong kecamatan Cipayung Keluhan tersebut disampaikan Ahyar, salah seorang warga, yang mengaku harus menghadapi aroma tidak sedap hampir setiap hari, mulai pagi hingga malam.

Ahyar mengatakan, bau yang tercium dari sekitar saluran tersebut sangat mengganggu aktivitas warga. Aroma itu disebut menyerupai bau limbah olahan tahu atau tempe, meski hingga kini ia belum mengetahui secara pasti sumber pencemarannya.

“Setiap hari, dari pagi sampai malam, baunya menyengat. Rumah yang berada di sekitar lokasi ikut terdampak. Kami sendiri belum tahu pasti sumbernya dari mana dan kenapa limbahnya mengalir ke sini,” ujar Ahyar.kamis (22/10/2026)

Menurutnya, kondisi tersebut bukan persoalan baru. Bau tidak sedap bahkan sudah tercium sebelum kawasan perumahan dibangun. Namun, setelah rumah-rumah mulai ditempati, warga berharap adanya pembenahan lingkungan agar persoalan tersebut tidak terus berlarut-larut.

Ia mengungkapkan, informasi yang diterimanya menyebutkan adanya kemungkinan usaha pengolahan tahu atau tempe di sekitar lokasi. Akan tetapi, dugaan tersebut belum dapat dipastikan dan perlu ditelusuri lebih lanjut oleh pihak terkait.

“Harapannya, saluran ini bisa diperbaiki atau aliran limbahnya diarahkan ke tempat yang semestinya. Kalau memang ada masalah pada saluran, perlu segera dibenahi supaya baunya bisa berkurang,” tegasnya.

Ahyar menambahkan, penggunaan pengharum ruangan pun tidak banyak membantu mengatasi bau yang masuk ke lingkungan rumah. Kondisi itu membuat warga merasa tidak nyaman karena udara di sekitar tempat tinggal mereka terus terganggu aroma menyengat.

Bagi warga, persoalan ini bukan sekadar masalah bau, melainkan juga menyangkut kualitas lingkungan dan kenyamanan hidup sehari-hari. Mereka berharap kawasan perumahan yang telah ditempati dapat didukung sistem saluran air dan pengelolaan limbah yang memadai.

Ahyar pun meminta pihak terkait segera turun ke lapangan untuk memeriksa sumber bau, menelusuri kemungkinan aliran limbah, serta memastikan kondisi saluran air di lokasi tersebut.

Warga berharap ada langkah nyata, bukan sekadar penanganan sementara, agar persoalan yang telah lama dirasakan itu tidak terus berulang. Hingga sumber bau dipastikan dan penanganan dilakukan, kenyamanan warga masih menjadi persoalan yang membutuhkan perhatian serius.(Ht)

Facebook
Pinterest
X
LinkedIn
Email

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *