Ade Supriatna Kobarkan Semangat Pengusaha Depok: “Jadilah Tuan Rumah di Kota Sendiri!

IMG-20260820-WA0019

DEPOK | FOKUSKOTA.com – Ketua DPRD Kota Depok Ade Supriyatna,S.T.,M.A.P mendorong pelaku usaha lokal agar mampu menjadi kekuatan utama dalam menggerakkan perekonomian daerah.

Ia menilai besarnya perputaran uang di Kota Depok merupakan peluang yang harus dimanfaatkan pengusaha lokal, khususnya untuk mengembangkan usaha dan membuka lapangan kerja.

Ade menyebut, potensi ekonomi dari sektor makanan dan minuman saja mencapai sekitar Rp2,7 triliun setiap tahun. Angka tersebut belum termasuk sektor transportasi dan berbagai aktivitas ekonomi lainnya.

“Kalau hampir Rp2,7 triliun setiap tahunnya itu masuk lagi ke pengusaha Kota Depok, luar biasa. Itu baru dari pengeluaran makanan dan minuman, belum transportasi dan lain sebagainya,” ujar Ade.

Menurutnya, besarnya potensi tersebut jangan sampai justru lebih banyak dinikmati pelaku usaha dari luar daerah. Pengusaha Depok harus mampu mengambil peran sebagai tuan rumah di kota sendiri.

“Kita ingin pengusaha Depok jadi tuan rumah di kampungnya sendiri,” tegasnya.

Ade menilai jika pelaku usaha lokal semakin kuat, mereka bukan hanya mampu menguasai pasar di Depok, tetapi juga memiliki kesempatan untuk memperluas bisnis ke berbagai kota dan kabupaten di Indonesia.

Ekspansi tersebut, kata dia, pada akhirnya tetap akan memberikan manfaat bagi Kota Depok, baik melalui penerimaan pajak daerah maupun penyerapan tenaga kerja.

“Kalau sudah kuat juga bisa expand ke kota kabupaten lainnya di Indonesia. Keberuntungannya akan kembali juga ke pemerintah kota,” katanya.

Ia mencontohkan manfaat tersebut dapat dirasakan melalui penerimaan pajak restoran dan berbagai sektor usaha lainnya. Selain itu, semakin berkembangnya perusahaan lokal juga akan membuka lebih banyak kesempatan kerja bagi masyarakat Depok.

Karena itu, Ade menyambut baik upaya Kadin Kota Depok membangun ekosistem kewirausahaan yang lebih kuat. Menurutnya, DPRD siap mendukung kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi dunia usaha dan masyarakat.

“Tadi permintaan terkait tanah. Sepanjang bisa menumbuhkan ekosistem kewirausahaan dan kebermanfaatannya untuk Kota Depok, kita siap memperjuangkan,” ujarnya.

Ade menegaskan, kolaborasi antara Kadin, pemerintah daerah, DPRD dan pelaku usaha menjadi kunci untuk menjadikan dunia usaha lokal sebagai motor pertumbuhan ekonomi.

Baginya, Depok tidak boleh hanya menjadi pasar bagi pengusaha dari luar daerah. Pengusaha lokal harus naik kelas, menguasai pasar sendiri, lalu berani membawa nama Depok ke tingkat nasional.(Ht)

Facebook
Pinterest
X
LinkedIn
Email

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *