Bukan Sekadar Janji, PPP Depok Buktikan Aksi Nyata Lewat 100 Pohon Produktif

IMG-20260504-WA0002

DEPOK | FOKUSKOTA.com – Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Depok, Mazhab H.M., mengubah momentum reses menjadi aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat melalui gerakan penghijauan berbasis warga.

Dalam kegiatan yang berlangsung di Kecamatan Pancoran Mas, Minggu (3/5/2026), Mazhab menyalurkan 100 pohon produktif kepada perwakilan dari 10 Rukun Warga (RW). Program ini menjadi bagian dari kelanjutan gerakan penanaman 1.000 pohon yang telah dicanangkan sejak Januari 2026 bertepatan dengan peringatan Hari Lahir ke-53 PPP.

Hingga menjelang Ramadan, sebanyak 570 pohon telah lebih dulu ditanam di berbagai titik di Kota Depok, mencakup kawasan permukiman hingga fasilitas umum. Langkah ini dinilai sebagai upaya konkret dalam memperluas ruang hijau sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan di tengah pesatnya pembangunan kota.

Mazhab menegaskan, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni penanaman pohon, melainkan bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.

“Reses tidak boleh berhenti pada penyerapan aspirasi. Harus ada aksi nyata yang memberi solusi langsung bagi masyarakat, salah satunya melalui gerakan penghijauan yang berdampak jangka panjang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemilihan pohon produktif dilakukan secara strategis. Selain berfungsi sebagai penghijauan, pohon-pohon tersebut diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan keluarga serta membuka peluang ekonomi baru bagi warga.

“Pohon ini harus dirawat sampai berbuah. Hasilnya bisa dikonsumsi sendiri, bahkan berpotensi menambah penghasilan jika dikelola dengan baik,” tambahnya.

Mazhab juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keberlanjutan program. Ia mendorong setiap RW tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga menjadi motor penggerak budaya menanam dan merawat lingkungan.

Menurutnya, pembangunan berkelanjutan tidak cukup hanya mengandalkan infrastruktur, tetapi harus dibarengi dengan peningkatan kualitas lingkungan dan kesadaran ekologis warga.

“Ini investasi jangka panjang. Apa yang kita tanam hari ini adalah bekal untuk masa depan yang lebih hijau, sehat, dan mandiri,” tegasnya.

Lebih jauh, Mazhab mengaitkan gerakan ini dengan nilai-nilai keislaman, yang menempatkan menjaga alam sebagai bagian dari amanah yang harus dijaga. Ia mengajak masyarakat menjadikan aktivitas menanam pohon sebagai bentuk ibadah sosial.

“Menanam bukan hanya soal lingkungan, tapi juga tanggung jawab moral dan spiritual. Ada nilai keberkahan di dalamnya,” tuturnya.

Ia berharap gerakan penghijauan ini tidak berhenti sebagai program sesaat, tetapi berkembang menjadi budaya kolektif masyarakat.

“Hijau itu indah, hijau itu islami, hijau itu PPP,” pungkasnya.

Melalui pendekatan reses yang lebih produktif ini, PPP Depok mencoba menghadirkan wajah politik yang lebih solutif—tidak hanya mendengar, tetapi juga bergerak dan memberi dampak langsung bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

“Perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil. Menanam hari ini adalah cara kita menjaga harapan masa depan,” tutup Mazhab. (Ht)

Facebook
Pinterest
X
LinkedIn
Email

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *