HUT ke-27 Depok Jadi Titik Balik, Yuni Indriany Dorong Pembangunan Berbasis Kesejahteraan Warga

IMG-20260424-WA0008

DEPOK | FOKUSKOTA.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kota Depok dimaknai sebagai momen penting untuk meninjau kembali arah pembangunan sekaligus memperkuat komitmen terhadap kesejahteraan masyarakat.

Wakil Ketua DPRD Kota Depok yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Hj. Yuni Indriany, SE, M.Si., menegaskan bahwa esensi pembangunan tidak boleh lepas dari kebutuhan riil warga. Menurutnya, keberhasilan tidak semata diukur dari pesatnya pembangunan fisik, melainkan sejauh mana masyarakat merasakan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menilai, kualitas pelayanan publik menjadi indikator utama yang mencerminkan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Rasa aman, kenyamanan, serta kemudahan dalam mengakses layanan menjadi parameter penting dalam menilai capaian pembangunan.

“Ketika masyarakat merasa dipermudah dan dilayani dengan baik, itu tanda bahwa pembangunan berjalan di jalur yang tepat,” ujar Yuni.

Di usia ke-27, Depok dinilai memiliki potensi besar untuk tumbuh menjadi kota modern yang inklusif dan kompetitif. Namun demikian, ia mengingatkan agar pembangunan tidak hanya terfokus pada infrastruktur, melainkan juga diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Menurutnya, sektor pendidikan, kesehatan, serta penguatan ekonomi kerakyatan—khususnya UMKM—harus terus didorong agar masyarakat mampu berkembang dan berdaya saing. Dengan demikian, warga tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga pelaku utama pembangunan.

“Investasi terbesar adalah pada manusia. Jika SDM kuat, maka pembangunan akan berkelanjutan dan mampu menjawab tantangan zaman,” tegasnya.

Selain itu, Yuni juga menyoroti pentingnya pembenahan sistem pelayanan publik melalui pendekatan yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel. Digitalisasi dinilai menjadi solusi strategis dalam mempercepat serta mempermudah akses layanan bagi masyarakat.

Ia menegaskan bahwa DPRD akan terus menjalankan fungsi pengawasan guna memastikan setiap kebijakan yang diambil benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat.

Dalam aspek tata kota, Yuni turut menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang nyaman dan berkelanjutan. Penataan transportasi, pengelolaan sampah yang lebih modern, serta penyediaan ruang terbuka hijau menjadi bagian penting dalam mewujudkan kota yang layak huni.

“Kota yang maju bukan hanya soal bangunan, tetapi juga bagaimana warganya bisa hidup nyaman, sehat, dan produktif,” katanya.

Lebih jauh, ia mengajak seluruh elemen—mulai dari pemerintah, legislatif, dunia usaha hingga masyarakat—untuk memperkuat kolaborasi. Menurutnya, keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada sinergi dan partisipasi aktif semua pihak.

Menutup pernyataannya, Yuni mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan semangat gotong royong dalam membangun Kota Depok ke arah yang lebih baik.

“Dengan persatuan dan kepedulian bersama, kita bisa membawa Depok menjadi kota yang tidak hanya maju, tetapi juga berkeadilan dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Dirgahayu ke-27 Kota Depok. Semangat kebersamaan menjadi kunci dalam mewujudkan masa depan kota yang lebih inklusif dan sejahtera.(Ht)

Facebook
Pinterest
X
LinkedIn
Email

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *