DEPOK, FOKUSKOTA .com – Momentum Ramadan dimaknai bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga ruang konsolidasi kekuatan ekonomi. Hal itu ditegaskan Ketua Komisi B DPRD Kota Depok, H. Hamzah, saat menghadiri buka puasa bersama bertema “Ramadhan Menyatukan, HIPMI Menguatkan” yang digelar Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Depok di D’Clen Cafe, Rabu (4/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Hamzah menilai soliditas para pengusaha muda sebagai modal sosial sekaligus kekuatan ekonomi baru bagi Kota Depok. Menurutnya, kekompakan organisasi pengusaha muda harus diarahkan pada langkah konkret: memperbesar kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).
“HIPMI Depok hari ini bukan hanya terlihat kompak, tetapi juga punya potensi besar. Kalau ini dikelola dengan serius dan terarah, dampaknya bisa luar biasa bagi ekonomi daerah,” ujar Hamzah.
Ia mengungkapkan, berdasarkan data Dinas Koperasi dan UMKM, sektor UMKM saat ini telah menyumbang sekitar 60 persen terhadap PDRB Kota Depok. Angka tersebut menunjukkan bahwa denyut ekonomi kota ini bertumpu pada pelaku usaha skala mikro, kecil, dan menengah.
Namun, Hamzah menilai capaian itu belum maksimal. Ia menargetkan kontribusi UMKM dapat meningkat hingga 70 bahkan 80 persen dalam beberapa tahun ke depan. Target tersebut, kata dia, bukan tanpa dasar.
Struktur ekonomi Depok saat ini masih ditopang oleh sektor industri pengolahan sekitar 35 persen, perdagangan besar dan eceran sekitar 25 persen, serta konstruksi sekitar 22 persen. Hamzah menegaskan, ketiga sektor inilah yang harus menjadi pintu masuk ekspansi UMKM.
“Kalau UMKM kita mampu masuk lebih dalam ke industri pengolahan, memperkuat distribusi di sektor perdagangan, serta terlibat dalam rantai proyek konstruksi, maka kontribusi 70 sampai 80 persen itu sangat realistis,” tegasnya.
Sebagai pimpinan Komisi B yang membidangi investasi dan perekonomian, Hamzah juga mendorong anggota HIPMI untuk tidak ragu berinvestasi di Kota Depok. Ia menilai investasi lokal akan memberikan efek berganda yang lebih cepat terasa, mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga peningkatan daya beli masyarakat.
“Kita ingin pengusaha muda tidak hanya sukses secara pribadi, tetapi juga berkontribusi nyata bagi kota ini. Ketika investasi tumbuh dari dalam, ekonomi daerah akan lebih mandiri dan kuat,” katanya.
Hamzah menambahkan, DPRD Kota Depok siap memperkuat dukungan melalui kebijakan yang berpihak pada pengusaha lokal, termasuk penyederhanaan regulasi, peningkatan program pembinaan, serta pengalokasian anggaran yang tepat sasaran.
Menurutnya, kolaborasi antara legislatif, pemerintah daerah, dan organisasi pengusaha seperti HIPMI menjadi kunci terciptanya ekosistem usaha yang sehat dan berkelanjutan.
“Kalau sinergi ini terus dijaga, UMKM akan naik kelas, investasi meningkat, lapangan kerja terbuka, dan kesejahteraan masyarakat Depok ikut terdongkrak. Itu visi besar yang harus kita wujudkan bersama,” pungkasnya. (Ht)








