1.700 Mahasiswa Baru UPER Didorong Jadi Talenta Kunci di Tengah Tantangan Swasembada Energi

IMG-20260914-WA0065

JAKARTA | FOKUSKOTA.com – Lebih dari 1.700 mahasiswa baru Universitas Pertamina (UPER) resmi memasuki babak baru pendidikan tinggi dengan tantangan yang tidak ringan. Mereka dipersiapkan bukan sekadar menjadi lulusan perguruan tinggi, tetapi sebagai talenta yang diharapkan mampu mengambil peran dalam menghadapi perubahan sektor energi dan tantangan pembangunan Indonesia.

Pesan tersebut mengemuka dalam Pelantikan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027 Universitas Pertamina yang berlangsung di Auditorium MyPertamina, Simprug, Jakarta, Senin (14/9/2026).

Komisaris PT Pertamina (Persero) Laode Sulaeman mengatakan generasi muda mempunyai posisi penting dalam memperkuat ketahanan energi sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia.

Terlebih, pemerintah menargetkan swasembada energi dalam tiga tahun ke depan. Target tersebut, menurut Laode, membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang mempunyai kompetensi, pengalaman, sekaligus kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.

“Ketahanan energi bukan hanya persoalan ketersediaan energi, tetapi juga berkaitan dengan daya saing bangsa. Indonesia saat ini berada di peringkat 48 dari 70 ekonomi dalam IMD World Competitiveness Ranking 2026, sementara infrastruktur berada di peringkat 58 dan menjadi salah satu pilar terlemah,” kata Laode dalam pembekalan kepada mahasiswa baru.

Tantangan Energi Makin Kompleks
Laode menilai agenda swasembada energi tidak dapat diselesaikan hanya dengan meningkatkan produksi dan pasokan energi.

Transformasi energi nasional juga bersinggungan dengan pengembangan energi terbarukan, digitalisasi, efisiensi, keberlanjutan hingga kemampuan mengelola perubahan teknologi.

Karena itu, mahasiswa dituntut mempunyai wawasan lintas disiplin. Latar belakang keilmuan di bidang teknik, teknologi informasi, manajemen maupun bisnis, kata dia, dapat menjadi bagian dari solusi ketika dikembangkan untuk menjawab kebutuhan sektor energi.

Apa yang dipelajari mahasiswa hari ini, lanjut Laode, pada akhirnya akan berhadapan dengan persoalan nyata yang menentukan masa depan ketahanan energi Indonesia.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Strategi Portofolio dan Pengembangan Usaha PT Pertamina (Persero) Emma Sri Martini menekankan bahwa dunia kerja masa depan membutuhkan sumber daya manusia yang lebih dari sekadar menguasai kemampuan teknis.

Mahasiswa juga perlu membangun kemampuan beradaptasi, berkolaborasi, menjaga integritas serta memiliki sustainability mindset.

Mereka diproyeksikan menjadi generasi yang mampu mengambil peran sebagai pemimpin, inovator maupun profesional yang turut menentukan arah perkembangan sektor energi Indonesia.

Kesempatan Belajar Tak Berhenti di Ruang Kelas
Sebagai bagian dari ekosistem Pertamina, mahasiswa UPER memiliki kesempatan memperkaya pengalaman melalui berbagai kegiatan yang bersentuhan langsung dengan dunia profesional.

Pengalaman tersebut antara lain kuliah lapangan, kunjungan industri, program magang, penelitian hingga pengerjaan tugas akhir.

Rangkaian tersebut diharapkan dapat mempertemukan pengetahuan akademik dengan persoalan nyata di lapangan sehingga mahasiswa memiliki kesiapan yang lebih baik ketika memasuki dunia kerja.

Rektor Universitas Pertamina Prof. Dr. Ir. Ichsan Setya Putra mengatakan tantangan yang akan dihadapi mahasiswa tidak hanya berasal dari perkembangan sektor energi.

Menurutnya, kemajuan kecerdasan buatan, perubahan pola dunia kerja, perubahan iklim serta persoalan lingkungan akan ikut membentuk masa depan generasi muda.

“Pendidikan di Universitas Pertamina bukan hanya untuk memperoleh gelar, tetapi untuk mempersiapkan lulusan agar mampu menghadapi perubahan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Prof. Ichsan.

6.025 Pendaftar, Lebih dari 1.700 Resmi Jadi Mahasiswa
Semangat tersebut dituangkan dalam tema pelantikan mahasiswa baru tahun ini, “Navigate The Future: Empowering Sustainability Innovators.”

Tema tersebut menjadi pesan agar mahasiswa tidak hanya menjadi pengikut perkembangan zaman. Mereka didorong untuk mampu membaca perubahan, beradaptasi terhadap tantangan sekaligus menciptakan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pada Tahun Akademik 2026/2027, UPER menerima lebih dari 1.700 mahasiswa baru dari total 6.025 pendaftar untuk program sarjana dan magister.

Para mahasiswa tersebut kemudian dilantik sebagai bagian dari rangkaian Pekan Orientasi dan Pengenalan Universitas Pertamina (POP-UP) 2026.

Momentum pelantikan sekaligus menjadi titik awal bagi ribuan mahasiswa baru untuk membangun kompetensi dan pengalaman. Di tengah perubahan teknologi, tantangan lingkungan dan agenda transformasi energi nasional, mereka diproyeksikan menjadi bagian dari generasi yang tidak hanya siap menghadapi masa depan, tetapi turut membentuknya.(Ht)

Facebook
Pinterest
X
LinkedIn
Email

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *