Tahun Baru 2026 di Depok: Tanpa Petasan, Lebih Aman dan Bermakna – DPC PPP Ajak Warga Rayakan dengan Kebersamaan”

IMG-20251229-WA0042

DEPOK | FOKUSKOTA.COM –  Menjelang momen malam pergantian Tahun Baru 2026 yang dinanti, Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Depok, Mazhab HM, mengajak masyarakat untuk merayakan dengan cara yang berbeda: tanpa menyalakan petasan dan kembang api.

Imbauan ini tidak hanya tentang keselamatan, tetapi juga upaya menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan yang sering terganggu oleh kegembiraan penggunaan petasan.

Menurut Mazhab, akhir tahun selalu diikuti peningkatan aktivitas masyarakat, terutama di kawasan permukiman padat kondisi yang membuat petasan lebih berpotensi menimbulkan kecelakaan.

“Keselamatan warga harus jadi prioritas. Tahun Baru seharusnya momen kebersamaan dan refleksi, bukan sumber risiko,” tegas Mazhab pada Senin (29/12).

Selain ancaman cedera fisik dan kebakaran, petasan juga berdampak luas pada lingkungan dan ketertiban umum. “Kita harus berpikir lebih jauh dari kesenangan sesaat petasan bisa melukai diri sendiri dan orang lain,” katanya.

Yang lebih penting, Mazhab menekankan pada empati sosial. Di tengah euforia perayaan, masih ada sebagian masyarakat yang tengah menghadapi musibah dan membutuhkan perhatian bersama. “

“Kita perlu menjaga kepekaan jangan biarkan kegembiraan kita menyakiti orang lain yang sedang berjuang,” tuturnya.

Untuk itu, ia mendorong warga mengisi malam Tahun Baru dengan kegiatan positif: mempererat ikatan keluarga, doa bersama, atau merefleksikan perjalanan satu tahun yang lalu.

“Merayakan tidak harus hingar-bingar. Yang penting adalah rasa aman, tenteram, dan kebersamaan,” katanya.

Dalam konteks kebijakan, Mazhab juga menyoroti peran pemerintah daerah yang harus aktif melalui edukasi, pengawasan, dan penegakan aturan.

“Sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat adalah kunci. Saya optimis Depok bisa melewati malam Tahun Baru tanpa insiden yang merugikan,” pungkasnya.(Ht)

Facebook
Pinterest
X
LinkedIn
Email

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *