Semangat Merdeka dan Maulid Nabi Jadi Aksi Nyata, QL Center Perkuat Pembinaan Generasi Depok Lewat Olahraga, Pendidikan, dan Dakwah

IMG-20260805-WA0006(1)

DEPOK | FOKUSKOTA .com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia yang beriringan dengan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW dimaknai Tim QL (Qonita Luthfiyah) Center bukan sekadar seremoni. Semangat nasionalisme dan keteladanan Rasulullah SAW diterjemahkan menjadi aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah Kota Depok.

Melalui program bertajuk kepedulian sosial, QL Center menyalurkan bantuan di tiga lokasi berbeda. Bantuan tersebut meliputi seragam untuk Tim Sepak Bola RW 01 Kelurahan Sawangan, meja belajar bagi santri Majelis Taklim Darul Qur’an Sawangan Baru, serta seperangkat alat musik hadroh untuk Majelis Taklim Al-Hikmah di Sukmajaya.

Ketiga bantuan itu memiliki satu tujuan besar, yakni memperkuat pembinaan masyarakat melalui tiga pilar penting: olahraga, pendidikan, dan pembinaan keagamaan.

Pembina QL Center yang juga Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Depok, Qonita Luthfiyah, mengatakan bahwa kemerdekaan sejati harus diisi dengan karya dan kepedulian, sementara Maulid Nabi menjadi pengingat pentingnya meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan bermasyarakat.

“Kemerdekaan bukan hanya mengenang jasa para pahlawan, tetapi bagaimana kita mengisinya dengan kerja nyata yang bermanfaat bagi masyarakat. Begitu juga Maulid Nabi mengajarkan kasih sayang, kejujuran, semangat berbagi, dan keikhlasan dalam melayani sesama. Nilai-nilai itulah yang menjadi fondasi setiap langkah QL Center,” ujarnya, Selasa (4/8/2026).

Menurutnya, seluruh program sosial yang dijalankan selalu diawali dengan mendengar kebutuhan warga. Karena itu, setiap bantuan diberikan berdasarkan aspirasi masyarakat agar benar-benar memberikan manfaat dan mampu digunakan dalam jangka panjang.

Seragam sepak bola diharapkan mampu membangkitkan semangat generasi muda untuk berprestasi dan menjunjung sportivitas. Sementara meja belajar menjadi sarana yang lebih layak bagi para santri dalam menuntut ilmu, sedangkan bantuan alat hadroh diharapkan semakin menghidupkan syiar Islam sekaligus melestarikan seni budaya Islami di tengah masyarakat.

Qonita menilai pembangunan daerah tidak cukup hanya diukur dari pertumbuhan fisik maupun ekonomi. Pembangunan manusia melalui pendidikan, pembinaan karakter, dan penguatan nilai-nilai keagamaan merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas masa depan daerah.

“Ketika anak-anak muda memiliki ruang untuk berkembang, para santri belajar dengan fasilitas yang lebih baik, dan majelis taklim semakin aktif membina umat, maka manfaatnya akan dirasakan oleh masyarakat secara luas. Dari situlah akan lahir generasi yang tangguh, berakhlak, serta memiliki semangat gotong royong,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga budaya gotong royong sebagai kekuatan bangsa. Menurutnya, kepedulian sosial akan menjadi semakin besar dampaknya apabila dilakukan secara bersama-sama tanpa memandang latar belakang.

Menutup keterangannya, Qonita menegaskan bahwa perubahan besar selalu diawali oleh langkah-langkah sederhana yang dilakukan dengan niat tulus.

“Selama masih ada masyarakat yang membutuhkan, QL Center akan terus hadir sesuai kemampuan yang kami miliki. Inilah cara kami memaknai kemerdekaan Indonesia sekaligus meneladani Rasulullah SAW, yakni menjadikan kepedulian sebagai wujud nyata pengabdian kepada sesama,” pungkasnya.(Ht)

Facebook
Pinterest
X
LinkedIn
Email

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *