PKB Apresiasi APBD 2026 Depok, Minta Pengawasan Ketat Realisasi Anggaran

IMG-20251127-WA0011

DEPOK | FOKUSKOTA.COM – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kota Depok menyampaikan apresiasi atas disetujuinya APBD Kota Depok Tahun 2026. Meski pembahasan berlangsung panjang dan kompleks akibat penyesuaian kebijakan fiskal, PKB menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap realisasi anggaran.

Ketua Fraksi PKB Siswanto menjelaskan bahwa dinamika pembahasan APBD 2026 dipicu oleh dua faktor utama: Instruksi Presiden tentang efisiensi besar-besaran hingga 50 persen dan berkurangnya dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat. “Perubahan ini dari efisiensi sampai pengurangan transfer ke daerah berpengaruh langsung pada penyusunan APBD,” ujarnya.

Meski demikian, PKB mengapresiasi Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Depok yang telah bekerja keras menyusun postur APBD 2026, hingga tercapainya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) sebesar nol. “Ini kerja yang cukup bagus, hasil kerja keras teman-teman Banggar dan TAPD,” kata Ketua Fraksi PKB.

Namun, PKB mengingatkan bahwa tantangan yang lebih besar dimulai setelah APBD disahkan, yaitu memastikan seluruh anggaran direalisasikan tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat manfaat.

“Pengawasan terhadap realisasi anggaran harus dilakukan secara ketat dan menyeluruh, terutama pada pos-pos strategis yang berpotensi berpengaruh langsung terhadap pelayanan publik,” tegasnya.

Salah satu contoh yang disoroti adalah penyertaan modal kepada PT Tirta Asasta (PDAM) Depok sebesar Rp10 miliar. PKB menekankan bahwa meskipun nilai ini relatif kecil, pengawasannya tetap tidak boleh longgar. “Tidak boleh ada dana publik yang terbuang percuma,” katanya.

PKB juga sependapat dengan pesan Wakil Wali Kota Depok yang menekankan pentingnya penggunaan anggaran secara optimal. “Tidak boleh ada satu rupiah pun uang APBD yang tidak terpakai dan tidak memberikan manfaat. Ini adalah hasil kerja keras pikiran dan tenaga teman-teman, jadi harus benar-benar kita awasi,” ungkapnya.

Sebagai penutup, Fraksi PKB menegaskan komitmennya mengawal APBD 2026 secara komprehensif dan terukur. “Fraksi PKB akan mengawasi penggunaan APBD tahun 2026 secara detail, menyeluruh, dan komprehensif. Cita-cita kita adalah tidak ada anggaran yang terbuang sia-sia,” tutupnya.(Ht)

Facebook
Pinterest
X
LinkedIn
Email

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *