DEPOK | FOKUSKOTA.com – Malam takbiran menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di kawasan Pertigaan Arco, Parung Bingung, berlangsung penuh semangat kebersamaan dan nuansa religius. Lantunan takbir yang menggema berpadu dengan tabuhan bedug menghadirkan suasana syahdu sekaligus meriah pada Jumat (20/3/26).
Kemeriahan tersebut semakin terasa dengan digelarnya parade tabuh bedug yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Kegiatan ini menjadi ruang ekspresi budaya sekaligus ajang mempererat tali silaturahmi antar warga di tengah momentum hari kemenangan.
Sebanyak 15 kelompok peserta tampil dengan ciri khas masing-masing, menampilkan variasi irama dan kekompakan dalam menabuh bedug. Kreativitas yang ditunjukkan tidak hanya menghibur masyarakat yang hadir, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan serta semangat gotong royong.
Anggota DPRD Kota Depok dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Mazhab HM, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa tradisi tabuh bedug memiliki makna lebih dari sekadar hiburan.
“Tradisi ini adalah bagian dari identitas kita. Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tetap mengenal dan mencintai budaya religius yang telah diwariskan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelestarian tradisi harus dikemas secara menarik agar tetap relevan dengan perkembangan zaman, tanpa menghilangkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
Menurutnya, bedug bukan hanya alat penanda waktu ibadah, tetapi juga simbol persatuan yang mampu menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang dalam satu irama kebersamaan.
Antusiasme warga terlihat jelas sepanjang acara. Mulai dari anak-anak hingga orang tua memadati lokasi, menyaksikan setiap penampilan dengan penuh semangat. Suasana hangat dan penuh keakraban pun tercipta, mencerminkan kuatnya nilai sosial dalam kehidupan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Panitia, Ubay, mengungkapkan bahwa meski dipersiapkan dalam waktu singkat, kegiatan ini mampu berjalan dengan lancar berkat dukungan berbagai pihak.
“Persiapan kami cukup terbatas, namun semangat kebersamaan dari panitia dan masyarakat menjadi kunci sukses terselenggaranya acara ini,” ungkapnya.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan konsep yang lebih matang, sehingga mampu memberikan dampak yang lebih luas, baik dari sisi budaya maupun sosial.
Parade tabuh bedug ini menjadi bukti bahwa tradisi lokal tetap memiliki tempat di hati masyarakat. Di tengah perkembangan zaman, nilai-nilai kebersamaan, religiusitas, dan kearifan lokal tetap dapat hidup dan berkembang melalui kegiatan yang melibatkan partisipasi aktif warga.
Momentum takbiran pun tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga sarana memperkuat jalinan sosial serta meneguhkan identitas budaya yang sarat makna.(:Ht)








