DEPOK | FOKUSKOTA.com – Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Kota Depok mulai menyusun agenda besar pasca pelantikan kepengurusan periode 2026–2031. Ketua DPC PAPPRI Kota Depok, Qori Hatmalina, menegaskan organisasi yang dipimpinnya tidak akan berhenti pada seremoni pelantikan, tetapi langsung bergerak menjalankan program nyata untuk para musisi dan pelaku seni di Kota Depok. Hal itu juga menjadi arah kepengurusan baru PAPPRI Depok periode 2026–2031.
Dalam rapat konsolidasi pengurus, Qori menyampaikan bahwa fokus utama PAPPRI adalah membangun organisasi yang aktif, kompak, dan hadir di seluruh wilayah Kota Depok.
“Target kita jelas, PAPPRI harus hidup di 11 kecamatan. Setiap kecamatan harus memiliki kegiatan musik, pembinaan, dan ruang berkarya bagi musisi lokal,” ujar Qori Selasa (25/8/2026)
Menurutnya, PAPPRI akan menggulirkan sejumlah program strategis, mulai dari festival musik tingkat kecamatan, pentas seni budaya, pembinaan penyanyi dan pemusik muda, hingga kolaborasi dengan pemerintah, komunitas, dan pelaku UMKM. Program tersebut diharapkan mampu membuka peluang tampil sekaligus meningkatkan kesejahteraan para musisi Depok.
Qori menekankan, kekuatan PAPPRI berada pada kekompakan seluruh pengurus. Karena itu, ia meminta setiap anggota tidak hanya hadir sebagai nama di kepengurusan, tetapi ikut berkontribusi dalam setiap kegiatan organisasi.
“Saya ingin organisasi ini diisi orang-orang yang bekerja dengan hati dan totalitas. Jangan hanya semangat di ucapan, tetapi tidak ada aksi. PAPPRI harus menjadi rumah bersama yang saling mendukung,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan, ke depan PAPPRI akan aktif menjalin komunikasi dengan Pemerintah Kota Depok agar setiap agenda daerah memberi ruang bagi musisi lokal untuk tampil. Menurutnya, setiap kegiatan pemerintahan maupun masyarakat merupakan peluang untuk menggerakkan ekonomi kreatif melalui musik.
Mengusung semangat “Musik Membawa Kebudayaan”, Qori optimistis PAPPRI Kota Depok akan menjadi organisasi yang melahirkan karya, memperkuat budaya lokal, sekaligus membawa keberkahan bagi seluruh anggotanya.
“Musik bukan sekadar hiburan. Musik adalah budaya, persatuan, dan sumber rezeki. PAPPRI harus menjadi wadah yang harum namanya dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Depok,” pungkasnya.(Ht)








