DEPOK, FOKUSKOTA.com – Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Depok, Mazhab HM, menginisiasi gerakan pemanfaatan lahan produktif melalui kegiatan panen talas bersama warga. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun ketahanan pangan sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat di tingkat lingkungan.
Kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni panen, melainkan hasil dari proses bercocok tanam yang telah dilakukan bersama warga sejak beberapa waktu lalu. Beragam komoditas ditanam secara gotong royong, mulai dari cabai, jagung, terong, hingga tanaman umbi seperti talas.
“Kami ingin mengajak masyarakat agar lahan yang ada jangan dibiarkan kosong. Sekecil apa pun bisa ditanami. Kali ini talas yang kita panen karena memang sudah waktunya. Insyaallah akan kita olah menjadi keripik untuk kebutuhan Lebaran,” ujar Mazhab, Rabu (4/3/2026).
Menurutnya, gerakan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran bahwa ketahanan pangan bisa dimulai dari lingkungan terdekat. Tidak harus menunggu program besar, masyarakat dapat bergerak dari kebun kecil yang dikelola bersama.
Mazhab menjelaskan, seluruh proses dilakukan secara partisipatif. Warga dilibatkan sejak tahap penanaman, perawatan, hingga panen dan pengolahan hasil. Dengan pola tersebut, manfaatnya tidak hanya dirasakan secara individu, tetapi juga kolektif.
“Hasil panen ini untuk warga sekitar juga. Kita ingin masyarakat merasakan langsung manfaatnya. Kalau dikelola bersama, hasilnya juga dinikmati bersama,” ungkapnya.
Rencana pengolahan talas menjadi keripik dinilai sebagai langkah lanjutan agar produk pertanian memiliki nilai tambah. Selain untuk konsumsi Lebaran, ke depan tidak menutup kemungkinan dikembangkan menjadi produk olahan bernilai ekonomi.
Mazhab menekankan bahwa gerakan bercocok tanam ini merupakan bagian dari edukasi sosial agar masyarakat lebih produktif dan tidak bergantung sepenuhnya pada pasokan luar.
Ia meyakini, jika gerakan ini diperluas dan konsisten dilakukan, maka bukan hanya membantu kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga membuka peluang usaha rumahan yang dapat menopang ekonomi warga.
“Kalau setiap lingkungan mau memanfaatkan lahannya, kita tidak hanya bicara soal panen, tapi juga soal kemandirian. Dari kebun kecil, kita bisa membangun kekuatan bersama,” tegasnya.
Mazhab berharap inisiatif kebun rakyat ini dapat menjadi contoh gerakan sederhana namun berdampak nyata, sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat Kota Depok.(Ht)








