Niat Potong Rambut Berubah Jadi

IMG-20251203-WA0041

DEPOK | FOKUSKOTA.COM – Siapa sangka niat sederhana untuk memotong rambut bisa berujung pada penemuan yang membuat hati terpukau. Begitulah kisah yang dialami oleh Ketua DPC PPP Kota Depok, Mazhab HM, saat ia berencana mencari tempat cukur di kawasan tempat tinggalnya. Namun, alih-alih menemukan barbershop, Mazhab justru terhenti oleh keindahan dan geliat UMKM warga yang begitu hidup dan penuh semangat di sekitar.

Program pemberdayaan UMKM yang digencarkan PPP Depok memang terus menunjukkan hasil nyata dan positif. Salah satu bukti nyata itu terlihat di Gang H. Entong, Kampung Parung Bingung, RT 04 RW 09. Sebuah kawasan yang dulunya hanya dikenal sebagai tempat jajanan rumahan, kini berubah menjadi pusat kuliner yang ramai dan menarik perhatian warga setiap pagi hari.

Lapak-lapak kuliner yang tertata rapi, aroma masakan yang menggoda, serta keramaian pengunjung sejak pukul 06.00 WIB membuat kawasan ini benar-benar hidup. Harga yang bersahabat, rasa yang enak, dan kebersihan yang terjaga menjadi daya tarik utama bagi masyarakat untuk terus datang dan menikmati suasana. Pemandangan inilah yang membuat Mazhab tak kuasa menahan kekagumannya, bahkan lupa dengan niat awalnya yang hanya ingin memotong rambut.

“Awalnya cuma mau cari tempat cukur. Eh, malah terkesima sama perkembangan UMKM di sini. Ini bukti bahwa UMKM bisa naik kelas kalau dikelola dengan baik dan masyarakat didukung,” ujar Mazhab saat ditemui, Rabu (03/12).

Menurutnya, keberhasilan ini tidak terjadi secara tiba-tiba. Semua berkat pendampingan yang dilakukan oleh PPP secara konsisten, mulai dari pembinaan manajemen usaha, edukasi pemasaran, hingga penguatan kualitas produk. Hasilnya, banyak pelaku UMKM yang mampu bertransformasi dan berkembang pesat.

“Pembinaan yang kami lakukan tidak sekadar formalitas, tapi benar-benar berdampak nyata. Ini hasil kerja keras para pelaku usaha yang tekun dan mau belajar serta berinovasi,” tegas Mazhab.

Lebih jauh, Mazhab menambahkan bahwa faktor lokasi strategis, variasi produk yang sesuai kebutuhan warga, serta pelayanan ramah dari para pelaku usaha menjadi kunci utama kawasan kuliner ini mampu berkembang pesat dan menarik banyak pengunjung. Ia pun mengajak seluruh masyarakat dan pelaku UMKM di Depok untuk terus berinovasi dan menjaga kualitas produk serta pelayanan.

Ke depan, PPP berkomitmen untuk memperluas program pembinaan ke lebih banyak wilayah di Kota Depok. Dengan semakin banyak UMKM yang naik kelas, diyakini perekonomian warga di tingkat akar rumput akan semakin kuat dan berkelanjutan.

Mazhab menegaskan bahwa pemberdayaan UMKM adalah salah satu bentuk nyata politik kehadiran PPP yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Ia berharap keberhasilan ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi pelaku usaha lain untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, dan membuka peluang lebih besar bagi kesejahteraan keluarga serta masyarakat luas.

Kini, slogan “Bravo UMKM Kota Depok Naik Kelas!” bukan lagi sekadar ucapan, melainkan telah menjadi kenyataan yang bisa dirasakan langsung oleh warga dan pelaku usaha di kota ini. Semangat membangun ekonomi kerakyatan terus berkobar, dan Depok pun semakin menunjukkan bahwa kekuatan ekonomi lokal mampu bersaing dan berkembang pesat.(Ht)

Facebook
Pinterest
X
LinkedIn
Email

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *