DEPOK | FOKUSKOTA.com – Kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan dan manfaat bagi masyarakat kembali ditegaskan Dr. Karlina melalui pernyataan yang disampaikan pada Senin (20/7/2026). Bagi dirinya, seorang pemimpin tidak cukup hanya memiliki kewenangan, tetapi harus mampu menghadirkan perubahan yang nyata, membuka peluang, serta meninggalkan karya yang memberikan dampak luas bagi masyarakat.
Pernyataan tersebut menjadi refleksi atas perjalanan pengabdian Dr. Karlina yang selama ini aktif di berbagai sektor, mulai dari pelayanan kesehatan, pengembangan sektor pangan, dunia usaha, hingga pemberdayaan perempuan. Seluruh bidang yang digelutinya dinilai memiliki satu benang merah, yakni mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui program-program yang berkelanjutan.
“Kepemimpinan bukan hanya tentang memimpin, tetapi tentang menghadirkan manfaat,” tegas Dr. Karlina.
Menurutnya, tantangan pembangunan saat ini menuntut hadirnya pemimpin yang tidak sekadar mampu mengambil keputusan, tetapi juga mampu membangun kolaborasi lintas sektor agar setiap kebijakan dan program benar-benar memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
Sebagai seorang yang memiliki latar belakang di bidang kesehatan, Dr. Karlina menilai pelayanan kesehatan merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Namun, pembangunan tidak akan berjalan optimal tanpa didukung ketahanan pangan, penguatan ekonomi masyarakat, berkembangnya dunia usaha, serta meningkatnya peran perempuan dalam berbagai sektor strategis.
Karena itu, ia menegaskan bahwa setiap langkah yang ditempuh selama ini merupakan bagian dari komitmen untuk menciptakan dampak yang lebih besar.
“Mulai dari dunia kesehatan, pengembangan sektor pangan, dunia usaha, hingga pemberdayaan perempuan. Melalui berbagai bidang yang dijalani, setiap ikhtiar memiliki tujuan yang sama yaitu menciptakan dampak yang nyata dan membuka lebih banyak peluang,” ujarnya.
Dr. Karlina menambahkan, pengalaman yang dibangun melalui berbagai bidang tersebut menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Baginya, keberhasilan seorang pemimpin tidak diukur dari banyaknya jabatan yang pernah diemban, melainkan dari seberapa besar manfaat yang mampu diberikan kepada masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa setiap proses pengabdian harus dilandasi integritas, tanggung jawab, dan konsistensi dalam bekerja.
“InsyaAllah setiap langkah yang dijalani menjadi bekal untuk menghadirkan perubahan yang lebih baik di masa depan, karena setiap langkah adalah komitmen, setiap karya adalah bentuk tanggung jawab,” ungkapnya.
Pernyataan tersebut mencerminkan pandangan bahwa pembangunan membutuhkan kepemimpinan yang mampu menyatukan berbagai potensi masyarakat, memperkuat kolaborasi, serta menghadirkan inovasi yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga.
Dengan pengalaman yang dimiliki di berbagai bidang strategis, Dr. Karlina menegaskan komitmennya untuk terus mengabdi melalui karya nyata. Ia berharap setiap ikhtiar yang dilakukan dapat menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang lebih sehat, mandiri, produktif, dan berdaya saing, sekaligus melahirkan perubahan yang berkelanjutan bagi masa depan.(Ht)








