HUT ke-81 RI, Karlina: Perempuan Pengusaha Harus Jadi Penggerak Ekonomi Depok

IMG-20260817-WA0004

DEPOK | FOKUSKOTA.com –  Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia bagi Ketua IWAPI Kota Depok, dr. Karlina, bukan sekadar perayaan tahunan. Momentum kemerdekaan harus menjadi pengingat bahwa perjuangan hari ini dapat diwujudkan melalui kemandirian, keberanian berkarya, serta kemampuan perempuan membangun kekuatan ekonomi keluarga dan daerah.

Menurut Karlina, perempuan memiliki posisi strategis dalam dunia usaha. Dengan kreativitas dan talenta yang beragam, perempuan mampu mengembangkan berbagai produk, mulai dari kuliner, kerajinan, hasil pertanian hingga usaha kreatif yang memiliki nilai ekonomi.

“Peran perempuan dalam dunia usaha sangat penting. Semakin banyak perempuan terlibat dalam dunia usaha, semakin besar pula kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Depok,” ujar dr. Karlina, Minggu (16/8/2026).

Ia menyebut, berdasarkan data yang diadopsinya dari pemberitaan mengenai Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok, pada 2024 terdapat sekitar 1.000 wirausaha perempuan. Bagi Karlina, angka tersebut bukan sekadar data, melainkan gambaran adanya potensi besar perempuan untuk menjadi kekuatan baru dalam perekonomian.

Di balik satu perempuan yang membangun usaha, kata Karlina, terdapat perjuangan untuk meningkatkan pendapatan keluarga. Bahkan, tidak sedikit perempuan yang kemudian menjadi tulang punggung keluarga sekaligus menciptakan kesempatan kerja bagi orang lain.

“Kalau 1.000 perempuan pengusaha mampu mengembangkan usahanya, tentu potensi pertumbuhan ekonominya sangat besar. Usaha yang awalnya mikro dan kecil dapat berkembang, membuka lapangan kerja dan meningkatkan daya saing Kota Depok,” katanya.

Karlina menegaskan, semangat kemerdekaan harus diterjemahkan menjadi kemandirian ekonomi. Perempuan tidak cukup hanya menjadi bagian dari aktivitas ekonomi keluarga, tetapi harus diberikan ruang untuk tumbuh, mengambil keputusan dan menciptakan peluang.

Namun, ia menyadari perjalanan perempuan pengusaha masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari permodalan, perizinan, keterampilan, pendampingan hingga akses pasar. Tantangan tersebut, menurutnya, bukan alasan untuk berhenti melangkah.

“Persaingan ekonomi jangan ditakuti. Jadikan persaingan sebagai kesempatan untuk belajar, meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar dan menjadi pengusaha yang lebih baik,” tegasnya.

Sebagai Ketua IWAPI Kota Depok, Karlina mengatakan organisasinya terus mendorong perempuan pengusaha agar meningkatkan kapasitas melalui pelatihan, pengembangan keterampilan dan perluasan jaringan. Menurutnya, pengusaha tidak hanya membutuhkan modal, tetapi juga pengetahuan dan keberanian untuk melihat peluang.

Ia berharap sinergi IWAPI dengan pemerintah daerah, dunia pendidikan, perbankan dan berbagai pihak lainnya dapat semakin diperkuat. Ekosistem usaha yang mendukung akan membuat perempuan lebih percaya diri mengembangkan bisnisnya dan mampu bersaing secara sehat.

Karlina juga menilai perempuan memiliki peran besar dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga. Sebagai ibu maupun istri, perempuan sering menjadi pengelola keuangan keluarga sekaligus sosok yang mampu melihat peluang untuk menambah penghasilan.

“Ketika perempuan mampu mengelola keuangan dengan baik dan mengembangkan usaha, keluarga memiliki kekuatan lebih besar menghadapi tantangan ekonomi. Ketika keluarga kuat, ekonomi masyarakat pun ikut tumbuh,” ungkapnya.

Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk tidak memandang perempuan pengusaha hanya sebagai pelaku UMKM, tetapi sebagai bagian penting dari pembangunan ekonomi. Dukungan, pendampingan dan kesempatan yang lebih luas akan membuat semakin banyak perempuan berani naik kelas.

Memasuki 81 tahun Indonesia merdeka, Karlina berharap makna kemerdekaan benar-benar dirasakan melalui lahirnya perempuan-perempuan yang mandiri, produktif dan berdaya. “Kemerdekaan harus menjadi spirit bagi perempuan untuk berani melangkah, meningkatkan kemampuan, membangun jaringan dan menciptakan peluang. Ketika perempuan tumbuh, keluarga ikut tumbuh dan ekonomi Kota Depok semakin kuat,” pungkasnya.

Bagi Karlina, perempuan berdaya adalah wajah lain dari kemerdekaan. Sebab, ketika seorang perempuan mampu berdiri dengan kemampuannya sendiri, membantu keluarganya dan membuka jalan bagi orang lain untuk bekerja, sesungguhnya ia sedang mengisi kemerdekaan dengan perjuangan nyata.(Ht)

Facebook
Pinterest
X
LinkedIn
Email

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *