Anggaran Tersendat, Program Makan Bergizi Gratis di Cilodong Depok Dihentikan Sementara

Wakil Ketua Badan Kehormatan DPRD kota Depok sekaligus anggota Bamus, H. Turiman, saat Konpers di ruang Komisi D, gedung DPRD kota Depok, Jumat, (4/7/25). (dok. Fokuskota)

DEPOK | FOKUS KOTA.COM – Program Makan Bergizi Gratis bagi siswa penerima manfaat di wilayah Cilodong Sukamaju 02, Kota Depok, resmi dihentikan sementara mulai Selasa (4/2/2026). Penghentian layanan dilakukan akibat anggaran dari pemerintah pusat yang hingga kini belum dicairkan.

Kebijakan tersebut tertuang dalam surat pemberitahuan resmi yang dikeluarkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Depok Cilodong Sukamaju 02. Surat yang ditujukan kepada sekolah-sekolah penerima manfaat itu ditandatangani Kepala SPPG, Rian Setiyawan, S.Kom.

Dalam keterangannya, SPPG menyampaikan bahwa distribusi makanan bergizi belum dapat dilanjutkan sampai waktu yang belum bisa ditentukan. Pihak sekolah diminta memahami situasi tersebut mengingat ketidakpastian pencairan anggaran dari pusat.

Penghentian ini memicu perhatian dari DPRD Kota Depok. Anggota Komisi D DPRD Depok, Turiman, menyatakan keprihatinannya karena program tersebut bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar peserta didik.

“Ini bisa berdampak langsung ke anak-anak. Sepengetahuan saya, ini baru pertama kali terjadi di Depok,” ujar Turiman.

Ia menduga tersendatnya program bisa berkaitan dengan persoalan administratif dalam proses pengajuan anggaran ke pemerintah pusat.

“Bisa saja ada kesalahan administratif, baik di pengajuan proposal atau di proses verifikasi,” katanya saat dikonfirmasi.

Sebagai langkah antisipasi agar layanan tetap berjalan, Turiman membuka kemungkinan distribusi makanan dialihkan sementara ke SPPG lain di wilayah terdekat, tergantung koordinasi tingkat kecamatan.

“Kalau memungkinkan bisa dibantu SPPG lain, tergantung pengaturan di lapangan,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian waktu pencairan anggaran dari pemerintah pusat. Sekolah dan orang tua siswa berharap program makan bergizi gratis dapat segera kembali berjalan normal, mengingat perannya yang penting dalam mendukung kesehatan dan konsentrasi belajar anak.(Ht)

Facebook
Pinterest
X
LinkedIn
Email

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *