Ade Supriyatna: Idul Adha Harus Jadi Momentum Memperkuat Kepedulian Sosial dan Harmoni Masyarakat

IMG-20260525-WA0010

DEPOK | FOKUSKOTA.com –  Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Ketua DPRD Kota Depok dari Fraksi PKS, Ade Supriyatna mengajak masyarakat memaknai Idul Adha tidak hanya sebagai ritual penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai momentum memperkuat nilai keikhlasan, pengorbanan, solidaritas sosial, dan persaudaraan antarsesama.

Politikus yang akrab disapa Bang Ade tersebut menilai esensi Idul Adha sejatinya terletak pada bagaimana nilai-nilai spiritual dapat diterapkan dalam kehidupan sosial masyarakat sehari-hari.

Menurutnya, keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS menjadi simbol kepatuhan kepada Allah SWT, sekaligus pengajaran tentang pentingnya menempatkan kepentingan umat di atas kepentingan pribadi.

“Momentum Idul Adha harus menjadi pengingat bagi kita semua bahwa nilai pengorbanan, kepedulian sosial, dan semangat membantu sesama merupakan fondasi penting dalam membangun masyarakat yang harmonis,” ujar Ade Supriyatna, Senin (25/5/2026).

Ia menegaskan, pemerintah daerah memiliki peran penting dalam memastikan pesan-pesan moral dan nilai keagamaan dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat. Karena itu, komunikasi antara pemerintah, tokoh agama, serta lembaga keagamaan harus terus diperkuat agar mampu menghadirkan keteduhan sosial di tengah kehidupan masyarakat perkotaan yang semakin dinamis.

AdeS menilai Idul Adha juga memiliki dimensi sosial yang sangat kuat. Distribusi daging kurban bukan sekadar aktivitas seremonial, melainkan bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan serta upaya menghadirkan pemerataan kebahagiaan.

“Semangat berbagi dan gotong royong harus terus dikampanyekan agar masyarakat tidak kehilangan rasa empati dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar,” katanya.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa makna pengorbanan dalam Idul Adha tidak selalu diwujudkan dalam bentuk materi. Kepedulian terhadap tetangga, menjaga persaudaraan, membantu warga yang mengalami kesulitan, hingga menjaga keharmonisan sosial juga merupakan bentuk pengorbanan yang memiliki nilai mulia.

Selain menyoroti nilai spiritual dan sosial, Ade Supriyatna juga mengingatkan pentingnya pelaksanaan Idul Adha yang tertib, sehat, dan sesuai syariat Islam. Ia meminta pemerintah daerah memperketat pengawasan terhadap perdagangan dan distribusi hewan kurban agar seluruh hewan yang masuk ke Kota Depok dalam kondisi sehat dan layak.

Menurutnya, pengawasan kesehatan hewan kurban menjadi bagian penting dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat saat menjalankan ibadah kurban.

“Pemerintah harus memastikan proses distribusi hewan kurban berjalan aman, tertib, sehat, dan sesuai syariat agar masyarakat merasa nyaman saat melaksanakan ibadah,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah terhadap para pembimbing rohani dan lembaga keagamaan yang selama ini berperan aktif menjaga moralitas dan keteduhan sosial di tengah masyarakat.

Menurut AdeS, pembimbing rohani bukan hanya menyampaikan ceramah keagamaan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun pendidikan karakter, memperkuat nilai kebersamaan, serta menjaga harmoni sosial.

Karena itu, ia mendorong adanya perhatian nyata dari pemerintah daerah melalui dukungan fasilitas hingga insentif bagi para pembimbing rohani agar ruang pembinaan keagamaan dapat terus berjalan optimal.

Menutup pernyataannya, Ade Supriyatna berharap Idul Adha tahun ini mampu menjadi momentum memperkuat hubungan manusia dengan Allah SWT sekaligus mempererat hubungan antarsesama manusia.

“Idul Adha bukan hanya tentang kurban semata, tetapi bagaimana keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi benar-benar hidup dalam keseharian masyarakat demi terciptanya kemaslahatan bersama,” pungkasnya.(Ht)

Facebook
Pinterest
X
LinkedIn
Email

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *