Abdul Khoir Soroti Kondisi Memprihatinkan PAUD Kasih Ibu: Ini Bukan Lingkungan Sehat

IMG-20251006-WA0001

DEPOK | FOKUSKOTA.COM – Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Depok dari Fraksi PKB, Abdul Khoir,
Saat menyerap aspirasi warga di RT. 03 RW 07, Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, ia mendapati PAUD Kasih Ibu dan Posyandu di lingkungan yang jauh dari kata layak, terkepung tumpukan sampah, bau menyengat, serta belatung yang merayap hingga ke ruang belajar anak-anak.

Kondisi tersebut membuat proses belajar mengajar sempat lumpuh selama dua hari. Guru dan orang tua terpaksa memindahkan kegiatan belajar ke taman karena ruangan PAUD tak lagi kondusif.

“Bau busuknya sangat menyengat dan belatung masuk sampai ke dalam pagar. Kami sudah lapor ke Pak RW dan sempat dibersihkan, tapi dua hari kami tidak bisa mengajar karena anak-anak tidak tahan baunya,” ujar Kepala PAUD Kasih Ibu, Dewi Andriani pada Minggu (5/10).

Ia mengungkapkan, tumpukan sampah dan gerobak pengangkut makin hari makin mendekati tembok sekolah. Kondisi itu memunculkan banyak serangga dan hewan liar, termasuk tikus dan kecoa.

“Kami prihatin, apalagi di lokasi yang sama ada Posyandu. Saat kegiatan kesehatan diadakan, bau sampah dan lalat beterbangan membuat kami malu. Kami hanya berharap ada penanganan serius dari pemerintah,” tambahnya.

Menanggapi hal itu, Abdul Khoir menegaskan bahwa situasi di Jatijajar mencerminkan lemahnya penanganan kebersihan di tingkat kota. Menurutnya, anak-anak usia dini seharusnya belajar di lingkungan bersih dan sehat, bukan di tengah bau busuk dan tumpukan sampah.

“Ini anak-anak kecil, paru-parunya belum kuat. Kalau setiap hari menghirup udara kotor, itu bisa berdampak jangka panjang bagi kesehatan mereka,” ujarnya dengan nada prihatin.

Lebih lanjut, Khoir mengatakan akan segera berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) untuk mencari solusi jangka panjang.

“Kami tidak ingin saling menyalahkan, tapi ini harus segera ditangani. Saya akan mendorong DLHK turun langsung bersama pihak RW dan RT agar mencari solusi terbaik. Jangan sampai PAUD dan Posyandu dibiarkan dalam kondisi seperti ini,” tegasnya.

Selain menyoroti masalah sampah, Abdul Khoir juga menyampaikan komitmennya memperjuangkan pembangunan SMP Negeri 36 Depok di wilayah Jatijajar.

Ia menyebut pembangunan tersebut akan menjadi prioritas agar warga sekitar memiliki akses pendidikan yang lebih dekat.

“Insyaallah saya akan dorong agar pembangunan SMP Negeri 36 segera terealisasi. Anak-anak Jatijajar berhak mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak,” pungkasnya.

Dengan adanya perhatian dari DPRD Kota Depok dan dukungan warga, masyarakat berharap persoalan kebersihan di RW 07 dapat segera diatasi, sehingga PAUD dan Posyandu bisa kembali berfungsi dengan aman, sehat, dan nyaman bagi anak-anak serta warga sekitar tutupnya.(Ht)

Facebook
Pinterest
X
LinkedIn
Email

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *