Akhirnya Ditangani Total! Jalan Raya Cinere Depok Bersolek, Drainase Dibangun Ulang dan Aspal Baru Sepanjang 1,2 Kilometer

IMG-20260922-WA0025

DEPOK | FOKUSKOTA.com –  Keluhan warga Cinere tentang banjir dan jalan rusak di Jalan Raya Cinere akhirnya mulai mendapat jawaban. Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) resmi memulai tahapan penanganan menyeluruh ruas jalan tersebut dengan melakukan Mutual Check Nol (MC-0) pada Selasa, 22 September 2026.

MC-0 menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh pekerjaan konstruksi sesuai kondisi lapangan sebelum alat berat dan pekerjaan fisik dimulai. Peninjauan dipimpin langsung Kepala Dinas PUPR Kota Depok Yodi Joko Bintoro, didampingi Kepala Bidang Bina Marga Teguh Iswahyudi bersama tim teknis.

Yodi mengakui masyarakat sudah lama menunggu perbaikan Jalan Raya Cinere. Laporan mengenai genangan air dan kerusakan jalan telah diterima sejak Februari 2026, namun pelaksanaan baru bisa dimulai pada September.

“Kami memohon maaf kepada masyarakat karena penanganan baru bisa direalisasikan sekarang. Amanah kami bukan sekadar memperbaiki jalan, tetapi juga menyelesaikan sumber persoalannya, yaitu aliran air yang menyebabkan genangan,” kata Yodi.

PUPR memastikan proyek ini tidak hanya berupa pengaspalan ulang. Penanganan dilakukan secara komprehensif mulai dari pembenahan drainase, penataan trotoar, pembangunan sodetan, hingga overlay jalan.

Pengukuran dimulai dari kawasan Tugu Batas Kelurahan di SouthCity menuju arah utara hingga Perempatan Jalan Anggrek.

Rencana pekerjaan meliputi saluran dan trotoar sisi timur sepanjang sekitar 320 meter, saluran sisi barat 257 meter, trotoar sisi barat 230 meter, serta pembangunan saluran melintas dari kawasan SouthCity menuju saluran di sisi barat hingga Kali Pesanggrahan sepanjang kurang lebih 430 meter.

Saluran tersebut menjadi bagian penting untuk mengalirkan limpasan air hujan agar tidak lagi menggenangi badan Jalan Raya Cinere.

Setelah sistem drainase selesai, Dinas PUPR akan mengaspal ulang Jalan Raya Cinere sepanjang 1.275 meter dari Tugu Batas hingga Jalan Bandung.

Perkerasan jalan menggunakan dua lapis aspal beton, yakni Asphalt Concrete-Binder Course (AC-BC) setebal 6 sentimeter sebagai lapisan penguat dan Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) setebal 4 sentimeter sebagai lapisan permukaan.

Konstruksi ini diharapkan menghasilkan jalan yang lebih kuat, rata, dan tahan terhadap tingginya volume kendaraan yang setiap hari melintasi kawasan Cinere.

Selama bertahun-tahun, Jalan Raya Cinere dikenal sebagai salah satu titik rawan genangan ketika hujan deras turun. Kondisi tersebut tidak hanya menghambat arus lalu lintas, tetapi juga mempercepat kerusakan permukaan jalan.

Melalui tahapan MC-0, Pemerintah Kota Depok menargetkan seluruh pekerjaan fisik berjalan tepat sasaran dan mampu mengatasi persoalan banjir serta kerusakan jalan secara permanen.

Penanganan ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang sehingga Jalan Raya Cinere tampil lebih aman, nyaman, dan layak dilalui masyarakat maupun pengguna jalan dari kawasan Depok dan sekitarnya.(Ht)

Facebook
Pinterest
X
LinkedIn
Email

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *