Ta’lim Silaturahmi di Kantor DPC PKB Depok, Iwan: Tradisi Ulama Harus Terus Dijaga

IMG-20260916-WA0000

DEPOK | FOKUSKOTA.com –  Kantor partai politik tak selalu identik dengan aktivitas administrasi dan agenda organisasi. Bagi DPC PKB Kota Depok, kantor partai juga diupayakan menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi, memperdalam ilmu agama, sekaligus mendekatkan kader dengan para ulama.

Hal itu terlihat dalam kegiatan Ta’lim Silaturahmi yang digelar di Kantor DPC PKB Kota Depok, Selasa (15/9/2026) malam. Kegiatan tersebut diikuti jajaran kader PKB bersama jamaah Majelis Taklim (MT) As-Salafiyah, di bawah pimpinan KH. M. Rais, dengan menghadirkan Guru KH. Abdul Mujib.

Sekretaris DPC PKB Kota Depok, Iwan Setiawan, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dalam majelis ilmu antara ulama, jamaah dan kader partai.

“Ini menjadi ajang silaturahmi dalam majelis ilmu, Majelis Taklim (MT) As-Salafiyah di bawah pimpinan KH. M. Rais bersama Guru KH. Abdul Mujib dan jamaah rutin bersama para kader PKB,” ujar Iwan.

Menurut Iwan, pemanfaatan kantor DPC PKB sebagai tempat pengajian merupakan bagian dari upaya memberikan fungsi positif bagi kantor organisasi.

Ia menilai kantor partai tidak semata-mata digunakan untuk kegiatan administrasi maupun aktivitas politik, tetapi juga dapat menjadi tempat berlangsungnya kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan kader.

“Kantor DPC PKB selain kantor administrasi organisasi, harus digunakan sebagai tempat yang baik dalam sebuah agenda kepartaian, salah satunya pengajian. Agar kantor, pengurus, kader serta anggota mendapatkan keberkahan dari Allah SWT,” katanya.

Iwan menegaskan, kegiatan keagamaan memiliki arti penting bagi PKB karena berkaitan erat dengan sejarah lahirnya partai tersebut.

Iwan menyebut PKB tidak ingin kehilangan akar historisnya sebagai partai yang lahir dari rahim para ulama Nusantara. Karena itu, tradisi keilmuan dan silaturahmi dengan ulama dinilai perlu terus dipelihara di tengah perkembangan zaman.

“Sangat penting, karena PKB tidak melupakan historisnya, partai yang dilahirkan dari rahim para ulama Nusantara Indonesia,” tuturnya.

Menurut dia, meski PKB saat ini banyak diisi generasi muda, tradisi dan nilai-nilai kebaikan yang menjadi akar perjuangan partai tetap harus dijaga.

“Walaupun hari ini PKB sebagai parpol anak muda, namun PKB tetap menjaga tradisi-tradisi kebaikan. Salah satunya duduk bersama, bersilaturahmi bersama para ulama,” lanjut Iwan.

Ia juga menyoroti keberadaan para ulama dalam struktur kepengurusan DPC PKB Kota Depok. Menurutnya, jajaran Dewan Syuro dan Mustasyar DPC PKB banyak diisi tokoh ulama dengan latar belakang keilmuan agama yang kuat.

Iwan menjelaskan, kegiatan Ta’lim tersebut bukan agenda yang hanya berlangsung sekali. Kegiatan itu merupakan bagian dari agenda rutin MT As-Salafiyah, sementara PKB Kota Depok mendapat kesempatan menjadi sohibul bait atau tuan rumah dalam pelaksanaannya.

“Agenda ta’lim ini agenda rutinan yang dilaksanakan MT As-Salafiyah. PKB mendapat giliran sebagai sohibul bait atau PKB mengambil bagian sebagai sohibul bait dalam acara rutinan ini,” jelasnya.

Dengan demikian, menurut Iwan, kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai acara seremonial, tetapi mampu menjadi ruang pembelajaran dan penguatan nilai keagamaan secara berkelanjutan.

PKB Kota Depok juga berharap semakin banyak kegiatan majelis ilmu yang dapat memberikan manfaat luas kepada masyarakat.

“Harapannya adalah agar pengajian-pengajian yang membawa kebaikan, meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT harus ditingkatkan semakin luas,” ungkap Iwan.

Ia menambahkan, nilai-nilai keagamaan penting untuk menjadi pegangan dalam menjalani kehidupan, sehingga setiap orang dapat menjalankan peran dan tanggung jawabnya dengan baik di lingkungan masing-masing.

Selain kegiatan keagamaan, DPC PKB Kota Depok saat ini juga tengah mempersiapkan sejumlah agenda organisasi. Salah satu fokus yang disampaikan Iwan adalah penguatan organisasi dan kaderisasi.

Ia mengungkapkan, hingga akhir Desember 2026, PKB Kota Depok membuka rekrutmen kader dan pengurus PKB tingkat ranting atau kelurahan.

Menariknya, proses pengorganisasian tersebut diarahkan berbasis teritorial hingga tingkat RT di Kota Depok.

“Banyak kegiatan PKB yang harus disiapkan sesuai dengan pembidangan yang ada dalam kepengurusan. Salah satunya dalam pengorganisasian dan kaderisasi,” kata Iwan.

“PKB pada momentum ini sampai akhir Desember sedang open recruitment kader dan pengurus PKB di tingkat ranting atau kelurahan berbasis teritorial RT yang ada di Kota Depok,” pungkasnya.

Melalui perpaduan kegiatan keagamaan, silaturahmi dengan ulama, serta penguatan struktur dan kaderisasi, DPC PKB Kota Depok berupaya menjaga identitas keumatan sekaligus memperkuat organisasi hingga tingkat paling dekat dengan masyarakat.(Ht)

Facebook
Pinterest
X
LinkedIn
Email

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *