Merajut Silaturahmi dan Keterbukaan, Coffee Morning BPN Depok Perkuat Kemitraan dengan Insan Media

IMG-20260915-WA0026

DEPOK | FOKUSKOTA.com – Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Depok menggelar Coffee Morning bersama insan media sebagai upaya mempererat silaturahmi, membangun komunikasi yang lebih terbuka, sekaligus memperkuat sinergi dalam menyampaikan informasi pelayanan pertanahan kepada masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantah Kota Depok, Selasa (15/9/2026), menjadi momentum memperkuat kemitraan antara ATR/BPN dan media sebagai pilar penyebaran informasi publik yang akurat.

Acara tersebut dipimpin langsung Kepala Kantor Pertanahan Kota Depok, Budi Jaya, S.T., M.T., QRMP, didampingi jajaran kepala seksi dan pejabat pengawas. Hadir pula puluhan jurnalis dari berbagai media lokal maupun nasional yang selama ini menjadi mitra Kantah Kota Depok.

Budi Jaya menegaskan, coffee morning bukan sekadar ajang temu ramah, tetapi ruang diskusi yang dibangun untuk menyamakan persepsi, mendengarkan masukan, sekaligus memperkuat komunikasi dua arah antara BPN dan insan pers.

“Terima kasih atas dukungan teman-teman media selama ini. Melalui silaturahmi seperti ini kita bisa berdiskusi, saling memberi masukan, dan bersama-sama membangun pelayanan yang lebih baik,” ujar Budi.

Menurutnya, media memiliki peran penting dalam mengedukasi masyarakat mengenai layanan pertanahan, termasuk memberikan informasi yang benar terkait prosedur, kebijakan, maupun program-program baru ATR/BPN. Karena itu, hubungan yang harmonis dengan media perlu terus dijaga.

Dalam pertemuan tersebut, Budi juga menyampaikan sejumlah transformasi pelayanan yang sedang dijalankan Kementerian ATR/BPN. Salah satunya adalah layanan peralihan hak atas tanah terintegrasi yang menjadikan Kota Depok sebagai salah satu pilot project nasional.

Melalui program ini, proses balik nama sertifikat untuk kategori tertentu seperti jual beli ditargetkan selesai dalam waktu 10 hari kerja, setelah seluruh persyaratan, pajak, akta PPAT, dan validasi BPHTB dinyatakan lengkap.

Selain itu, Kantah Kota Depok juga mulai menerapkan layanan pengukuran tanah terjadwal untuk pendaftaran sertifikat pertama kali. Layanan ini memberikan kepastian jadwal petugas ukur turun ke lapangan sehingga proses pengukuran menjadi lebih transparan dan terencana.

Budi menekankan bahwa berbagai inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen ATR/BPN dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.

Tak hanya menyampaikan program, Budi juga membuka ruang seluas-luasnya bagi media untuk menyampaikan kritik maupun masukan. Ia menegaskan Kantah Kota Depok tidak pernah menutup diri terhadap evaluasi publik.

“Kami tidak alergi terhadap kritik. Kritik adalah pengingat bagi kami untuk terus berbenah. Yang terpenting adalah komunikasi yang baik dan informasi yang disampaikan kepada masyarakat juga utuh dan berimbang,” katanya.

Ia mengajak insan media untuk selalu mengedepankan prinsip konfirmasi sebelum mempublikasikan informasi yang berkaitan dengan pelayanan pertanahan. Menurutnya, klarifikasi dari semua pihak akan menghasilkan pemberitaan yang objektif dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Kalau ada persoalan, silakan komunikasikan kepada kami. Kami siap memberikan penjelasan sesuai data dan kewenangan yang kami miliki,” tegasnya.

Budi juga mengingatkan bahwa setiap kepala seksi di Kantah Kota Depok memiliki kewenangan dan kapasitas untuk memberikan penjelasan sesuai bidang tugas masing-masing. Dengan demikian, masyarakat maupun wartawan dapat memperoleh informasi teknis secara cepat tanpa harus menunggu Kepala Kantor.

Suasana coffee morning berlangsung hangat dan interaktif. Sejumlah wartawan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan pertanyaan, masukan, hingga persoalan pelayanan yang berkembang di masyarakat. Seluruh pertanyaan dijawab secara terbuka oleh Kepala Kantah bersama jajaran pejabat teknis.

Melalui kegiatan ini, Kantor Pertanahan Kota Depok berharap silaturahmi yang telah terjalin dengan insan media semakin kuat dan berkelanjutan. Kemitraan tersebut diharapkan mampu mendorong terciptanya pelayanan pertanahan yang lebih transparan, responsif, dan dipercaya masyarakat.

“Semoga kebersamaan ini terus terjaga. BPN dan media memiliki tujuan yang sama, yaitu memberikan informasi yang benar kepada masyarakat dan menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik,” tutup Budi Jaya.(Ht)

Facebook
Pinterest
X
LinkedIn
Email

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *