DEPOK | FOKUSKOTA.com – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Depok resmi menetapkan susunan kepengurusan inti Dewan Pengurus Cabang (DPC) untuk masa bakti 2026–2031. Dalam penetapan yang diumumkan oleh DPP PKB bersama DPW PKB Jawa Barat, M. Faizin, S.E. kembali dipercaya memimpin DPC PKB Kota Depok sebagai Ketua.
Selain M. Faizin, posisi Sekretaris kembali diamanahkan kepada Iwan Setiawan, sementara jabatan Bendahara mengalami perubahan dengan ditetapkannya Siswanto, S.H. sebagai Bendahara DPC PKB Kota Depok.
Bendahara DPC PKB Kota Depok, Siswanto, menjelaskan bahwa penetapan tersebut merupakan bagian dari proses pembentukan kepengurusan PKB secara nasional yang saat ini sedang berlangsung di berbagai daerah.
“Alhamdulillah, untuk Kota Depok kembali dipercaya Pak M. Faizin sebagai Ketua DPC. Sekretaris masih Bang Iwan Setiawan, sedangkan untuk bendahara saya mendapat amanah baru. Yang ditetapkan melalui SK saat ini adalah unsur Ketua, Sekretaris, dan Bendahara,” ujar Siswanto.
Menurutnya, setelah penetapan KSB (Ketua, Sekretaris, Bendahara), langkah berikutnya adalah menyusun struktur kepengurusan secara lengkap, mulai dari jajaran wakil ketua, wakil sekretaris, hingga Dewan Syuro.
Ia mengungkapkan bahwa Ketua DPC terpilih telah memberikan sinyal untuk segera menyelesaikan penyusunan kepengurusan dalam waktu dekat sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029.
“Persiapan menuju Pemilu 2029 harus dimulai dari sekarang. Struktur organisasi harus segera dirapikan dan diselesaikan agar PKB dapat fokus menjalankan program-program politik dan kerja-kerja organisasi ke depan,” katanya.
Siswanto menilai kepemimpinan M. Faizin pada periode sebelumnya telah memberikan dampak positif terhadap perkembangan PKB di Kota Depok. Berbagai program kaderisasi dan penguatan organisasi dinilai berhasil meningkatkan eksistensi partai di tengah masyarakat.
Ia berharap kepengurusan baru mampu melanjutkan capaian tersebut sekaligus memperbesar basis dukungan masyarakat terhadap PKB.
“Harapan kami tentu PKB menjadi semakin besar, semakin banyak masyarakat yang menyukai dan memilih PKB. Kaderisasi harus terus diperkuat sehingga seluruh kader memiliki satu visi dan satu tarikan napas dalam perjuangan politik ke depan,” tuturnya.
Dalam proses penyusunan kepengurusan, PKB juga akan memberikan ruang yang lebih besar kepada generasi muda. Salah satu kebijakan yang terus didorong adalah menghadirkan kepemimpinan muda di tingkat kecamatan atau PAC, dengan usia ketua maksimal 35 tahun.
Selain itu, PKB tetap berkomitmen memenuhi keterwakilan perempuan dalam struktur organisasi. Partai menargetkan komposisi perempuan mencapai minimal 30 persen sesuai arahan partai.
“Anak-anak muda menjadi salah satu sasaran utama penguatan organisasi. Di sisi lain, keterlibatan perempuan juga terus kami dorong. Memang tidak mudah memenuhi kuota 30 persen, tetapi PKB terus berupaya mewujudkannya,” jelas Siswanto.
Ia menambahkan, pelantikan dan pembacaan resmi Surat Keputusan kepengurusan DPC PKB se-Indonesia direncanakan berlangsung di Jakarta pada Juli 2026.
Terkait target politik, PKB Kota Depok tetap optimistis meningkatkan perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2029. Dari capaian saat ini sebanyak 10 kursi DPRD Kota Depok, partai menargetkan dapat meraih sedikitnya 12 kursi pada pemilu mendatang.
“Dengan struktur yang solid, kader yang loyal, keterlibatan generasi muda, serta penguatan peran perempuan, PKB Kota Depok optimistis menghadapi Pemilu 2029 dan meningkatkan perolehan kursi di DPRD Kota Depok,” pungkasnya.(Ht)








