Lebaran Depok 2026 di Sawangan, Yuni Indriany Tekankan Makna Kebersamaan dan Penguatan Nilai Sosial

IMG-20260505-WA0015

DEPOK | FOKUSKOTA.com – Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Hj. Yuni Indriany, menilai perayaan Lebaran Depok 2026 bukan sekadar agenda budaya tahunan, melainkan momentum penting untuk memperkuat nilai kebersamaan dan harmoni sosial di tengah masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri rangkaian kegiatan ngubek Empang Lebaran Depok 2026 di wilayah Sawangan. Ia melihat langsung antusiasme warga yang hadir dan terlibat dalam berbagai kegiatan, mulai dari tradisi budaya hingga interaksi sosial yang berlangsung hangat.

Menurut Yuni, Lebaran Depok memiliki makna mendalam karena mampu menghadirkan ruang pertemuan lintas generasi dan latar belakang dalam suasana yang penuh keakraban.

“Lebaran Depok ini menjadi momen yang sangat berharga, karena di sinilah masyarakat bisa berkumpul, saling menyapa, dan mempererat hubungan sosial yang mungkin selama ini terpisah oleh kesibukan,” ujarnya.

Ia menambahkan, tradisi yang dihadirkan dalam Lebaran Depok juga sarat dengan nilai edukatif, terutama dalam menanamkan rasa kebersamaan, gotong royong, serta penghormatan terhadap budaya lokal.

“Ini bukan hanya hiburan, tetapi juga sarana pembelajaran sosial. Generasi muda bisa melihat langsung bagaimana nilai-nilai kebersamaan itu dipraktikkan,” jelasnya.

Lebih jauh, Yuni menilai kegiatan seperti ini memiliki peran strategis dalam menjaga identitas budaya Kota Depok agar tetap hidup dan relevan di tengah perkembangan zaman.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan masyarakat dan berbagai pihak yang turut menyukseskan perayaan tersebut, sehingga dapat berjalan dengan meriah namun tetap tertib.

“Partisipasi warga sangat luar biasa. Ini menunjukkan bahwa rasa memiliki terhadap budaya lokal masih kuat dan harus terus dijaga bersama,” katanya.

Menurutnya, Lebaran Depok seharusnya tidak hanya dipandang sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi inspirasi untuk menghidupkan nilai-nilai sosial dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan masyarakat.

“Semangat kebersamaan ini perlu kita bawa ke lingkungan masing-masing, baik di keluarga, RT, maupun RW, agar nilai-nilai yang ada tidak berhenti di acara ini saja,” tegasnya.

Di akhir keterangannya, Yuni berharap Lebaran Depok dapat terus berkembang sebagai ruang kebudayaan yang inklusif, memperkuat persatuan, serta menumbuhkan rasa bangga terhadap Kota Depok.

“Semoga Lebaran Depok terus menjadi perekat sosial dan ruang pelestarian budaya yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.(Ht)

Facebook
Pinterest
X
LinkedIn
Email

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *